Enam Pejabat Utama Polda Aceh Sertijab

Kapolda Aceh: Mutasi Kebutuhan organisasi Untuk Tingkatkan Dinamika Operasional dan Kaderisasi

Kapolda Aceh: Mutasi Kebutuhan organisasi Untuk Tingkatkan Dinamika Operasional dan Kaderisasi
tribratanewsaceh.com
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Kapolda Aceh Irjen Pol Drs.Rio S Djambak memimpin upacara serah terima Jabatan terhadap enam Pejabat Utama Polda Aceh dan dua Kapolres serta satu pengukuhan yang berlangsung di lobi utama Mapolda Aceh, Banda Aceh, Jumat (25/11/16) pagi.

Para pejabat dalam ruang lingkup Polda Aceh yang dimutasi yaitu Kepala Biro SDM Polda Aceh yang sebelumnya dijabat Kombes Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M, digantikan Kombes Pol Khoirut Tauchid, S.H. Dir Narkoba Polda Aceh yang dijabat Kombes Pol Drs. Agus Sunardi, digantikan Kombes Pol  Drs. H. Agus Sarjito,  Sementara itu Dir Reskrimum yang dijabat Kombes Pol Drs. Agus Sadono, M. Hum digantikan Kombes Pol Drs. Sumarso. Kombes Pol Drs. Suroso Miharjo, M.M., akan mengisi posisi sebagai Dirpolair Polda mengantikan Kombes Pol Kasmolan, serta Kabidkum Kombes Pol Drs. Agus Budi Kawedar, S.H., M.Si., digantikan AKBP Drs. Subakti, Kabidkeu Polda Aceh yang dijabat Kombes Pol Drs. M. Harun Hasyim, S.E., M.M digantikan AKBP Widada Spd.  Sedangkan AKBP Hery Mochamad Machfudhi, S.I.K dikukuhkan sebagai Dirtahti Polda Aceh.

Selain itu, Polda Aceh juga melakukan mutasi terhadap dua kapolres yaitu Kapolres Aceh Utara yang sebelumnya di jabat AKBP Wawan Setiawan, S.H., S.I.K., dipromosikan sebagai Wadir Reskrimsus Polda Aceh, yang sebelumnya dipegang AKBP  Subekti. Sementara, posisi Wawan Setiawan digantikan AKBP Ir. Ahmad Untung Surianata yang sebelumnya bertugas di Lemdik Polri serta Kapolres Singkil yang sebelumnya dijabat AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K.,digantikan AKBP IAN RIZKIAN Milyardin, S.I.K.

Irjen Pol Drs.Rio S Djambak mengatakan, serah terima jabatan yang kita laksanakan pada hari ini merupakan kebutuhan organisasi untuk meningkatkan dinamika operasional, manajerial dan kaderisasi di Kepolisian. “Disamping itu juga dimaksudkan untuk menjaga eksistensi organisasi dan terselenggaranya pembinaan personel dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi anggota Polri untuk mengembangkan karier melalui jenjang penugasan yang beragam,”ujarnya. Dia mengingatkan, mutasi jabatan merupakan proses dalam upaya memelihara keselarasan dan kesinambungan dalam pengelolaan dinamika kinerja organisasi. “Kehadiran pejabat baru pada satuan kerja, harus dipandang sebagai bagian integral, yang menjadi pertanda semakin mantapnya tatanan manajerial sumber daya manusia Polri,” sebut mantan Wakapolda Aceh ini.***

Komentar

Loading...