Puluhan Mahasiswa Demo PT. Emas Murni Mineral di Gedung DPRA

"Kami Tak Butuh Janji dan Iming-iming dari Pemerintah"

"Kami Tak Butuh Janji dan Iming-iming dari Pemerintah"

Banda Aceh | Sejumlah Aktifis mahasiswa dari berbagai universitas di Banda Aceh, melakukan unjuk rasa terhadap Pemerintah Aceh, terkait belum tuntas menangani kasus PT. Emas Murni Mineral. Aksi itu berlangsung di depan Gedung DPRA. Jl. Tgk Daud Beureueh, Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Senin, 10 Oktober 2018.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Haris munandar yang juga perwakilan mahasiswa dalam aksi itu menilai. Sampai saat ini rakyat Aceh masih diinjak-injak oleh segelintir orang yang masuk ke Aceh. Namun, pemerintah terus saja diam dan tidak mengambil sikap yang tegas, khususnya menyangkut PT. EMM.

“Sebagai rakyat Aceh, kita terus diinjak-injak oleh orang luar, namun Pemerintah Aceh seolah-olah tidak memperdulikan dan aspirasi kami sebagai mahasiswa tidak pernah didengar," kata Haris dengan suara keras.

Dia juga mengatakan, jika PT. EMM ini terus berlanjut maka akan berdampak kepada perusakan alam dan situs-situs sejarah yang ada di Beutong Ateuh. Padahal katanya, PT. EMM itu sendiri tidak sedikitpun menguntungkan masyarakat Aceh, yang ada sumber daya alamnya diambil dan lingkungan Aceh menjadi rusak. Dia meminta kepada Pemerintah Aceh, khususnya DPR Aceh, untuk segera menangani masalah PT. EMM.

“Kami tidak butuh janji, kami tidak butuh iming-iming dari pemerintah. Yang kami butuhkan cuma kepastian. Kami mahasiswa tidak setuju adanya PT. EMM. Pemerintah harus bertindak tegas untuk mengambil sikap agar PT.EMM segera ditangani dan tidak beroperasi lagi,” harapnya.***

Komentar

Loading...