Kader PDI Perjuangan Kalbar Bakar Atribut Partai

Kader PDI Perjuangan Kalbar Bakar Atribut Partai
Sejumlah kader DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat melakukan aksi pembakaran atribut partai di depan kantor DPD PDI Perjuangan Kalbar yang terletak di Pontianak (Foto:antaranews.com)
Penulis
Sumber
antaranews.com

Pontianak | Sejumlah kader DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat melakukan aksi pembakaran atribut partai di depan kantor DPD PDI Perjuangan Kalbar yang terletak di Pontianak. Aksi tersebut dilakukan karena mereka mengaku kecewa atas keputusan DPP partai tersebut yang menetapkan Lasarus sebagai ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar periode 2019-2024.

"Kami sangat kecewa karena Lasarus ditunjuk sebagai Ketua DPD PDIP Kalbar menggantikan Pak Cornelis. Kami nilai, Lasarus bukanlah sosok yang kredibel sehingga belum layak menggantikan Cornelis sebagai ketua," kata koordinator aksi pembakaran bendera tersebut, Levi, di Pontianak, Sabtu.

Dia menambahkan, sosok Lasarus dinilai tidak kredibel, apalagi yang bersangkutan , masih tersangkut kasus korupsi di KPK. "Untuk itu kami menolak keras terpilihnya Lasarus," tuturnya. Menurut Levi, Ketua PDI Perjuangan itu harus bersih dan anti korupsi. Apalagi, menurutnya, Lasarus ini jasanya belum terlalu banyak bagi partai dan juga bukan tokoh yang nasionalis serta tidak mampu menyatukan masyarakat yang heterogen.

"Kami menilai, penunjukan Lasarus merupakan simbol kemunduran bagi partai berlambang moncong putih tersebut. Kami khawatir kalau penunjukan Lasarus ini akan berimbas pada soliditas kader, terlebih menghadapi Pilkada serentak 2020 mendatang," katanya.

Ia juga memastikan bahwa aksi protes hari ini akan terus dilanjutkan sampai DPP PDI Perjuangan mempertimbangkan kembali penunjukan Lasarus sebagai ketua. Lebih dari itu, massa juga mengancam akan melakukan demonstrasi di KPK supaya lembaga antirasuah tersebut memproses hukum Lasarus.

"Atas ketidakpuasan ini, kami akan bergerak se-Kalbar mulai hari ini. Dimulai dari setiap kabupaten/kota, kawan-kawan akan menyerahkan baju dan KTA-nya. Bahkan akan membakar baju dan KTA itu sebagai bentuk aksi protes terhadap DPP PDIP Kalbar yang tidak mendengarkan aspirasi dari kami masyarakat bawah," tuturnya.***
 

Komentar

Loading...