Jelang Milad GAM, Sejumlah Anggota KPA dan Bupati Ziarah Makam dr. Zubir 

Jelang Milad GAM, Sejumlah Anggota KPA dan Bupati Ziarah Makam dr. Zubir 
Komplek Makam dr. Zubir Mahmud mantan menteri GAM

Aceh Timur | Menyambut Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Selasa, 4 Desember 2018. Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib atau yang akrab disapa Rocky, melakukan ziarah ke makam Almarhum dr. Zubir Bin Mahmud, dalam Komplek Masjid Al Abrar, Gampong Pasir Putuh, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Senin (3/12/2018).

Selain Bupati Rocky, hadir juga unsur Muspika, anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Peureulak, dan pemuka agama serta tokoh masyarakat.

Bupati Rocky mengatakan, kehadirannya ke makam Kabinet GAM pimpinan Wali Neugara Aceh, Tgk Dr. Hasan Muhammad di Tiro itu, dalam rangka do'a bersama menyambut Milad GAM Ke-42, (4 Desember 1976 – 4 Desember 2018).

"Menziarahi makam dr. Zubir selaku mantan petinggi GAM sudah menjadi agenda rutin jajaran KPA/PA, yang dilaksanakan dalam rangka Milad GAM yang diperingati setiap 4 Desember,” kata Rocky.

Mantan Teuntara Neugara Aceh (TNA) itu berharap, masyarakat Aceh  juga ikut berdo’a agar selalu dilapangkan kubur almarhum Hasan Muhammad di Tiro (deklarator GAM) dan para petinggi GAM lainnya serta seluruh pasukan GAM yang telah tiada. "Karena adanya perjuangan GAM yang berakhir dengan perdamaian, makanya Aceh hari ini mendapat kekhususan sesuai UU Nomor 11 Tahun 2006 sebagai turunan dari butir-butir MoU Helsinki," kata Rocky.

Disinggung soal Bendera Aceh, Bupati yang diusung Partai Aceh (PA) itu tidak sepakat Bendera Aceh dikibarkan sebelum saatnya. “Soal bendera masih cooling down, jadi belum saatnya dikibarkan. Jika nanti sudah boleh dikibarkan, maka kita akan kibarkan bersama-sama di tiang bendera, bukan di atas pohon atau di tengah sawah,” tuturnya.

Rocky juga berharap jajaran KPA/PA untuk terus memelihara persatuan dan kesatuan, sehingga damai tetap bersemi di Aceh. “Bahkan Malik Mahmud Al Haytar selaku Wali Nanggroe, juga berpesan di Milad GAM Ke-42 agar seluruh masyarakat Aceh, untuk menjaga perdamaian dan kedaulatan masyarakat Aceh,” demikian Rocky.

Tidak hanya makam dr. Zubir Mahmud, namun di komplek itu juga terlihat beberapa makam keluarganya seperti makam Maimunah Binti Usman (Ibunda dr. Zubir),  Mahmud Bin Usma (Ayahanda dr. Zubir), Rukayah Bin Usman (Kakak Ibunda dr. Zubir), Usman dan Ti Hawa (Kakek–Nenek dr. Zubir).***

"Pileg dan Pilpres 2019" - yuk ikutan polling-nya! -

Komentar

Loading...