Jelang Liga 3, Asprov PSSI Aceh Diduga Kondisikan Klub untuk Juara

Jelang Liga 3, Asprov PSSI Aceh Diduga Kondisikan Klub untuk Juara
Mantan Ketua Umum PSAP Sigli, Dian Ana Asmara

Sigli | Asosiasi Provinsi (Asprov), Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Aceh, dituding sudah mengkondisikan klub yang berlaga di Liga 3 pada Agustus 2019 mendatang.

Alasannya, pool yang dibagi oleh Asprov PSSI Aceh tidak melalui mekanisme sepak bola. Sebab banyak klub yang tidak tahu saat meeting digelar.

Demikian diungkap mantan Ketua Umum PSAP Sigli, Dian Ana Asmara kepada MODUSACEH.CO, Selasa (25/6/2019).

Lanjut dia seharusnya PSSI belajar dari pengalaman dan memberitahukan semua pengurus klub, terkait pelaksanaan kompetisi resmi itu. Sehingga manajemen klub bisa mengerti dengan pembagian pool. "Ini tidak sesuai mekanisme yang ada," paparnya.

Menurut Bang Ana, begitu dia disapa, Asprov PSSI Aceh seharusnya lebih peka terhadap aturan kompetisi yang digelar. Sehingga tidak ada yang merasa dirugikan.

Misal, PSSI selaku penyelenggara harus melihat lapangan tuan rumah terhadap keamanan stadion. Kemudian tim yang sudah berlaga di Liga 3,  diprioritaskan penempatan pool.

Namun untuk tim yang baru bergabung harus dilaksanakan sesuai dengan aturan atau mereka diundi.

"Saya lihat Asprov PSSI Aceh kurang paham aturan sepak bola, jadi harus banyak membaca dulu," tegasnya.

Bang Ana mengatakan, seharusnya penetapan pool diundi dan setiap pool dihuni 4 tim. Sehingga pertandingan tidak lama, kemudian jika tim tidak siap ikut Liga 3 harus ada konsekwensi hukum dari PSSI.

Lalu untuk apa mengutip uang pendaftaran hingga Rp 7,5 juta dari setiap tim yang ikut dan itu sangat memberatkan tim. "Ini PSSI bukan membina klub tapi membinasakan," ungkapnya.

Menanggapi hal itu Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam, kepada MODUSACEH.CO, Selasa (25/6/2019) mengatakan, persoalan penetapan pool sudah dilakukan meeting dengan sejumlah klub yang ikut kompetisi.

Semua klub sudah dipanggil untuk meeting 15 Juni 2019 di Asprop, dalam workshop dibicarakan sistem kompetisi, penentuan tuan rumah berdasarkan usulan dan sudah diminta untuk mengusulkan sebagai tuan rumah. Namun dari PSAP dan Persimura tidak ada yang hadir. "Jadi kita sudah lakukan sesuai aturan," jelasnya.

Sedangkan untuk penentuan pool dilakukan menurut wilayah atau daerah, sedangkan jumlah pertandingan semuanya 144. Untuk babak penyisihan diperkirakan Agustus 2019 sudah selesai, jika ada kritikan dari berbagai pihak itu sah-sah saja, yang jelas sudah sesuai aturan.

Menurut Nazir setiap pool akan lolos 2 tim dan di 8 besar akan digelar home away atau sistem kandang dan tandang. "Yang  jelas keputysan ini sudah final," paparnya.***

Komentar

Loading...