Jangan Takut Makan Seafood, Lakukan 4 Cara Ini Agar Tidak Keracunan

Jangan Takut Makan Seafood, Lakukan 4 Cara Ini Agar Tidak Keracunan
Foto: hellosehat.com
Penulis
Rubrik
Sumber
hellosehat.com

Makanan laut atau seafood memang terkenal dengan rasanya yang lezat. Sayangnya, saat ini banyak seafoodmungkin mengandung zat beracun akibat air laut yang tercemar limbah. Hal ini tentu saja membuat Anda dan keluarga berisiko keracunan. Serba salah rasanya, tidak mungkin melewatkan kesempatan makan seafood, tapi juga tidak mau keracunan setelahnya. Lantas, adakah cara agar tetap aman tanpa khawatir keracunan seafood usai menyantapnya? Intip tipsnya di sini, yuk!

Supaya tidak keracunan seafood, sebaiknya…
Beragam jenis ikan-ikanan, kerang, cumi-cumi, kepiting, serta udang merupakan beberapa macam makanan laut yang sering ditemukan di pasaran. Selain bisa menimbulkan alergi pada beberapa orang, makanan laut juga bisa mengakibatkan siapa saja mengalami keracunan.

Khususnya jika seafood tersebut tidak dalam kondisi segar. Kandungan merkuri, tercemar bakteri atau virus, dan sudah dalam kondisi basi, juga merupakan beberapa penyebab keracunan seafood yang biasanya terjadi.

Nah, agar Anda tenang saat menyantap hidangan seafood favorit, sebaiknya pahami dulu aturan penting berikut ini:

1. Perhatikan kondisi seafood sebelum membeli

Langkah pertama untuk menghindari keracunan seafood adalah dengan mencermati secara seksama bagaimana kondisi fisik seafood tersebut. Saat hendak membelinya, pastikan Anda tidak hanya mempertimbangkan harganya yang murah.

Amati juga ciri-ciri fisik yang tampak pada seafood, seperti kondisi mata, sisik, insang, daging, serta bagian tubuh lainnya dari ikan. Atau jika Anda berencana membeli jenis makanan laut yang lainnya, contohnya kerang, kepiting, udang, atau cumi-cumi, perhatikan semua bagian fisiknya.

Pastikan tidak ada bau busuk, asam, atau bau aneh lainnya yang menandakan bahwa makanan laut tersebut tidak dalam keadaan segar. Hal ini juga berlaku bagi produk seafood kemasan.

Cek tanggal kedaluwarsa serta keterangan lainnya yang tertera pada label produk, dan hindari membeli seafoodkemasan yang tampak rusak, penyok, atau menggembung. Sebab produk tersebut kemungkinan telah terkontaminasi oleh bakteri.

2. Simpan seafood di tempat yang tepat

Risiko keracunan seafood bukan hanya berasal dari makanan laut yang tidak lagi berkualitas, tapi juga bisa ditimbulkan karena seafood tersebut diletakkan di tempat yang salah.

Sering tidak disadari bahwa menaruh makanan laut pada suhu ruangan dalam waktu lama, atau mencairkan makanan laut di ruangan terbuka tanpa direndam dalam air dapat membuat makanan laut tercemar bakteri dan virus.

Bahkan, bakteri yang ada pada seafood mentah tersebut bisa dengan mudah berpindah ke makanan lain di sekitarnya. Jadi, usahakan untuk menyimpan seafood di dalam lemari pendingin maupun freezer sampai kemudian siap diolah.

3. Cuci bersih seafood sebelum dimasak

Mencuci mungkin tidak bisa menghilangkan sepenuhnya virus, bakteri, atau kotoran yang melekat di dalam tubuh ikan. Namun setidaknya, Anda bisa mengecek kembali dan mengurangi kotoran yang tampak di fisik ikan sehingga nantinya siap untuk dimasak.

Misalnya menghilangkan sisik ikan yang masih menempel, insang ikan yang mungkin terlewat untuk dikeluarkan, tinta cumi yang masih melekat di tubuh, dan lain sebagainya.

4. Masak seafood sampai matang sempurna

Hati-hati, hobi makan seafood mentah, seperti sushi dan sashimi, berisiko membuat Anda keracunan seafood. Maka itu, salah satu cara terbaik untuk mencegah keracunan makanan laut adalah dengan mengolahnya sampai matang sempurna.

Dengan begitu, bakteri dan virus biasanya akan segera mati setelah dimasak dengan tepat. Akan tetapi, pastikan Anda telah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir terlebih dahulu sebelum mengolah seafood, ya!***

Komentar

Loading...