Breaking News

Diduga Termakan Fitnah

Istri Petugas Rutan Idi Serang Anggota DPRA Martini Hingga Terluka

Istri Petugas Rutan Idi Serang Anggota DPRA Martini Hingga Terluka
Martini (Foto: dok. MODUSACEH.CO)

Aceh Timur | Anggota DPRA asal Aceh Timur Martini dikabarkan terluka di beberapa bagian tubuh, akibat terkena lemparan batu yang dilakukan istri salah seorang petugas di Rutan Kota Idi,  Kabupaten Aceh Timur, Rabu, 2 Januari 2019 lalu.

Informasi yang diperoleh MODUSACEH.CO menyebutkan, istri petugas Rutan Idi berinisial MF yang juga pemilik akun Fortuna Ryfa menyerang Martini dengan batu. Akibat kejadian tersebut, Kamis malam (3/1/2019), sekira pukul 23.30 WIB, Martini melaporkan kejadian ini ke Polres Aceh Timur di Kota Idi.

Saat itu MF diduga telah termakan fitnah dan salah faham hingga berujung keributan di depan Rutan. Akibatnya beberapa kali baru mengarah pada mobil yang ditumpangi anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh tersebut sehingga menyebabkan kaca mobil pecah dan  mengenai wajah Martini.

Kepada MODUSACEH.CO, Jumat malam (4/1/2019) Martini mengatakan. Kejadian tersebut bermula dari adanya salah satu napi atas nama Syawaluddin (kasus minyak) dengan masa pidana 8 bulan penjara dan sedang mengalami sakit. Syawaluddin sedang dirawat di Klinik Cabang Rutan Idi. Kondisinya semakin parah dan harus di rujuk ke Rumah Sakit Graha Bunda. Pihak keluarga di minta untuk membawa Kartu keluarga dan KTP serta BPJS agar bisa segera di rujuk untuk  penanganan lebih memadai di rumah sakit terdekat.

"Kakak kandung napi tersebut Juliana, mengajak saya dan juga Marwan untuk menemaninya serta mendatangi Rutan Cabang Idi, melengkapi data-data yang diminta agar dapat merujuk Syawaluddin ke rumah sakit. Dan kami tidak turun dari mobil sambil menunggu proses administrasi, namun  pada saat itu salah seorang istri petugas pemilik akun Fortuna Ryfa melemparinya dengan batu," kata Martini kepada MODUSACEH.CO, Jumat (4/1/2019) malam.

Martini menduga, istri oknum petugas Rutan tersebut telah ditelpon oleh orang tak dikenal (OTK), dengan tujuan untuk memprovokasi bahwa suaminya berada dalam mobil yang mereka parkir, sehingga menyebabkan pelaku tersulut emosi dan mendatangi Rutan. Seketika, melakukan pengerusakan dan pelemparan tanpa mengkroscek terlebih dahulu tentang kebenaran informasi tersebut. 

"Setelah terjadi pengrusakan dan penganiyaan terhadap saya dalam mobil, barulah disadari bahwa yang di dalam mobil tersebut bukan suaminya, melainkan keluarga napi. Saat itu kami menunggu dalam mobil, namun pelaku melemparinya dengan batu sehingga saya terluka," tambahnya.

20190105-bagian-tubuh-martini-yang-terluka

Bagian tubuh Martini yang terluka (Foto: Ist)

Martini menambahkan, keributan itu bukan pertamakali terjadi. Sebelumnya ia mengaku kerab menuai keributan dengan pemilik akun Facebook Fortuna Ryfa tersebut, dan sempat didamaikan beberapa waktu lalu. Namun kali ini ia meminta agar kasus yang menimpa dirinya dapat diselesaikan secara hukum agar masalahnya tidak sampai berlarut-larut. "Kami sudah buat laporan ke polisi, agar tidak sampai berlarut-larut," ujar Martini saat dihubungi melalui selulernya.

Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro melalui Kasat Reskrim AKP Erwin Satrio Wilogo membenarkan adanya kejadian tersebut dan pihaknya telah menerima laporan. "Ia kita sudah menerima laporan yang dilaporkan Marwan. Dan Martini adalah salah satu korban," ujar Erwin Satrio Wilogo saat dikonfirmasi MODUSACEH.CO, Jumat (4/1/2019).***

Komentar

Loading...