Inilah Kronologis Penangkapan Abdul Manaf Cs

Inilah Kronologis Penangkapan Abdul Manaf Cs
Humas Polda Aceh

Sabtu, 10 Desember 2016, sekira pukul 08.00 WIB, Tim Gabungan Resintel Polres Pidie di back up Reskrim Polda Aceh dan Densus 88 di bawah pimpinan AKBP Subekti, melakukan penangkapan terhadap empat pelaku penembakan dengan berbagai peran diempat tempat yang berbeda.

Sebut saja, Abdul Manaf (41) yang bertindak sebagai eksekutor. Dia diamankan dihalaman rumahnya, Dusun II Mainu Tengah, Kecamatan  Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Begadai, Sumatera Utara. Nah, dari Abdul Manaf, tim mendapat banyak informasi tambahan. Lalu, bergerak di hari dan tanggal yang sama atau sekira pukul 08.30 WIB ke Jalan Asia Medan Kota serta Jalan Benteng Dusun Duku Tembung Medan, dalam  Provinsi Sumatera Utara.

Saat ditangkap, kepada tim gabungan Polda Aceh, Abdul Manaf mengaku telah melakukan penembakan dengan menggunakan senjata api laras panjang jenis AK 56 yang di peroleh dari Zakaria alias Jek, warga Gampong  Cot Cantek, Kecamatan Sakti, Pidie.

Abdul Manaf juga menceritakan kronologis kejadian penembakan. Pertama, saat dia pulang dari Medan dengan menggunakan Bus dan turun di Pasar Beureunuen. Lalu, dijemput oleh Zakaria alias Jek dan di bawa ke kebunnya. Sampai di sana, Zakaria sudah menyediakan senpi laras panjang jenis AK 56 (AK lipat). Lalu, dari kebun Zakaria, Abdul  Manaf bergerak ke arah rumah Ibrahim dan memuntahkan peluru.

Setelah melakukan penembakan atau eksekusi ke arah rumah Ibrahim, Abdu Manaf melarikan diri ke arah persawahan dan menyembunyikan senpi di pinggir hutan dekat persawahan dalam kawasan Gampong  Cot Cantek. Selanjutnya, Abdul Manaf di jemput oleh Bang Lan (nama panggilan), warga Gampong Pulo Lhoih Titue, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie dan diantar langsung ke Bambi dan langsung kembali berangkat ke Medan dengan menggunakan Bus.

Terkait penembakan kedua, dari pengakuan Abdul Manaf, dia pulang dari Medan ke Pidie dengan menggunakan Bus dan turun di Pasar Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya. Lalu, di jemput oleh Bang Lan (nama panggilan). Dan, dengan berjalan kaki menuju, mereka menuju Gampong Cot Cantek, setelah mengambil senjata yang di simpan di pinggir hutan dekat persawahan. Selanjutnya, Abdul Manaf menunggu korban di pinggir jalan Gampong Cot Cantek, kemudian melakukan tembakan ke arah korban.

Usai mengeksekusi, Abdul Manaf melarikan diri ke arah Jalan Titue Keumala dan menuju ke rumah Bang Lan (nama panggilan) serta senjata tersebut di titip kepada Bang Lan dan kemudian Abdul Manaf  di antar ke arah Blang Malu oleh Bang Lan, selanjutnya naik Bus kembali ke Medan.

Dalam melakukan aksinya, Abdul Manaf menerima uang Rp 1,7 juta dari Zakaria (Jek). Sebelum kejadian pertama, Zakaria ada mentranfer uang kepada Abdul Manaf Rp 1 juta untuk ongkos pulang dari Medan ke Pidie. Sebelumm kejadian ke dua, Jek kembali mentransfer uang Rp 700 ribu kepada Abdul Manaf untuk ongkos pulang dari Medan ke Pidie.

Pada hari dan tanggal yang sama, sekira pukul 13.00 WIB, di Keude Sakti, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Tim Gabungan Opsnal Resintel di bawah pimpinan Kasat Intelkam dan Kasat Reskrim Polres Pidie, telah melakukan Pengkapan terhadap Zakaria alias Si Jek (42). Sehari-hari dia adalah petani, di Gampong Cot Cantek. Bersamaan dengan penangkapan terhadap Zakaria, Tim Gabungan juga melakukan penangkapan terhadap M. Hasballah alias Amad Lapoh (32), warga Gampong Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie. Dengan cara memancing mereka keluar dari kampung.

Pada Minggu, 11 Desember 2016, sekira pukul 01.30 WIB, di Gampong Pulo Loih, Kecamatan  Titeu, Kabupaten Pidie, Tim Gabungan juga melakukan penangkapan terhadap Ruslan (49). Nah, dari Ruslan ditemukan barang bukti 1 (satu) pucuk senjata AK-56 dengan Nomor Seri MN5922 beserta 1 (satu) buah megazen dan 10 (sepuluh) butir peluru yang disimpan Ruslan di kandang ternak miliknya dan berada di depan rumahnya.

Selain senjata laras panjang, Tim Gabungan Polda Aceh juga berhasil menyita barang bukti (BB) seperti dompet, KTP, handphone serta lainnya dan kini telah diamankan di Polres Pidie, untuk proses penyelidikan lebih lanjut.***

Komentar

Loading...