Breaking News

Tentang Pembangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah

Ini Kata Wakil Bupati Bireuen

Ini Kata Wakil Bupati Bireuen
Wakil Bupati Bireuen Saat Dijegat Wartawan
Penulis
Rubrik

Bireuen | Persoalan pembangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah, Desa Sangsoe, Samalanga, Kabupaten Bireuen, mendapat pernyataan dari Wakil Bupati Bireuen, Muzakkar Agani.

Dia menilai, dari konteks sosial kemasyarakatan, bukan dari aspek yang dilanggar. Dia juga mengajak insan pers untuk arif melihat persoalan di sana.

Hal tersebut dikatakan Muzakkar usai membuka rapat koordinasi bersama penyelenggaraan Pemilu 2018 yang diselenggarakan KIP Bireuen. Saat dijegat wartawan, Kamis (4/10/2018) di Aula Lama Setdakab Bireuen.

Ketika ditanya tentang isu pencabutan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) olehnya. Dia katakan, jika sudah sampai pada tataran meningkatnya eskalasi konflik dan  darurat, baru pihaknya bersikap.

“Ini masih bisa kita negosasi apa yang menjadi aspek pro-kontra. Apakah tidak ada jalan untuk bermusyawarah? Siapa tahu begitu bermusyawarah tak ada masalah,” jelasnya.

Dalam hal menyelesaikan masalah Masjid Taqwa itu, katanya bukan karena Pemerintah Bireuen tidak tegas.

”Menyelesaikan masalah masjid, bukan hal tegas atau tidak, arif tak arif penyelesaiannya, tepi lebih kepada kearifan pemimpin,” katanya.

Namun sambungnya lagi aturan untuk membangun sudah ada. ”Jadi itu artinya tegas. Tapi ada masyarakat yang menginginkan jangan dulu dibangun,” ungkapnya.

Dia melihat persoalan ini dari sisi masyarakat di sana yang belum siap menerima warga Muhammadiyah. “Kalau bahasa masyarakatnya, kami belum siap menerima hal-hal seperti itu,” imbuh Wakil Bupati Muzakkar.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - tentukan pilihan Anda! -

Komentar

Loading...