Terkait Pemenang Tender Jantho Sport City Masuk Daftar Hitam

Ini Kata Bupati Mawardi Ali

Ini Kata Bupati Mawardi Ali
Azhari Usman/ MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik

Aceh Besar l Bupati Aceh Besar Mawardi Ali mengaku, telah meminta penjelasan Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Aceh Besar, terkait lolosnya PT. Tangga Batu Jaya Abadi sebagai pemenang lelang Paket Pembangunan Jantho Sport City, Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII Aceh Besar. Padahal perusahaan tersebut masuk daftar blacklist (hitam). "Saya sudah dapat keterangan dari manajemen perusahaan ini, mereka mengaku siap mengurus perusahaan mereka dalam satu minggu ini keluar dari daftar blacklist. Tapi, kalau tidak bisa maka kita akan melakukan tender ulang," tegas Mawardi Ali, sesaat setelah peluncuran Maskot PORA XIII Aceh Besar, di The Pade Hotel, Lampeuneurut, Aceh Besar, Jumat, (9/3/18).

Kata Mawardi Ali, meski PT. Tangga Batu Jaya Abadi telah dinyatakan sebagai pemenang proyek tersebut, namun kontrak pengerjaan belum dibuat. Apalagi, katanya setelah mendengar informasi masuk daftar hitam, pihak Pokja ULP Aceh Besar langsung menunda pendatangan kontrak.

"Begini ya, kenapa perusahaan diblacklist?Tentu ada sebab, biasalah perusahaan. Apa belum bayar pajak, atau ada kesalahan lain yang dilakukan. Tapi, setelah mereka memperbaiki, maka pengadilan akan mencabut daftar blacklist perusahaan ini, dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP)," jelas Mawardi Ali.

Nah, jika dalam satu minggu ke depan masih tertera dalam daftar blacklist, maka dia telah memerintahkan Pokja ULP Aceh Besar, untuk memutuskan kontrak dan melakukan tender ulang, apalagi dirinya ingin dalam penyelenggaraan PORA kali ini, menghindari setiap persolan terlebih masalah hukum.

Sebelumnya, PT. Tanggaga Batu Jaya Abadi, pemenang lelang Paket Pembangunan Jantho Sport City, Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII Aceh Besar, masuk daftar hitam. Itu dapat dilihat dari laman website Inaproc, Daftar Hitam Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP).

Dalam daftra hitam itu juga disebutkan, masa berlaku sejak tanggal 12 Febuari 2018 sampai dengan tanggal 11 Febuari 2020. Padahal, seperti dipublikasi melalui laman LPSE Aceh Besar, PT. Tangga Batu Jaya Abadi menjadi pemanang tender dalam Pembangunan Gedung Olahraga Basket, Voly, Angkat Berat dan Tenis Meja, (Jantho Sport City) dengan pagu Rp 20,3 miliar lebih.

Koordinator Lembaga Pemantau Lelang Aceh (LPLA) Nasruddin Bahar menilai. Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Aceh Besar, tidak profesional dalam memilih calon pemenang lelang. Padahal, dalam era digital sekarang ini seharusnya Pokja ULP jeli dan proaktif dalam mencari informasi, tentang status perusahaan yang akan ditunjuk menjadi pemenang tender.

“Dalam melakukan evaluasi penawaran, Pokja seharusnya tidak cukup menerima informasi yang diberikan calon perusahaan pemenang, bisa jadi dokumen yang disampaikan terdapat informasi yang asli tapi palsu, karena banyak ditemukan rekanan yang tidak jujur dalam memberikan informasi,” ujar Nasruddin pada media ini, Jumat, (2/3/18).

Itu sebabnya, dia mendesak Pengguna Anggaran dan Kuasa Pengguna Anggaran (PA/KPA), untuk segera membatalkan pemenang tender, yaitu PT. Tangga Batu Jaya Abadi karena perusahaan tersebut masuk dalam daftar hitam di LKPP, sehingga, tidak terjadi temuan dikemudian hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh Besar, Drs. Sulaimi mengatakan. Menyangkut masalah tender merupakan kewenangan Pokja ULP. Termasuk, yang menentukan pemenang tender. Namun, dirinya mengakui telah menyampaikan temuan tersebut pada Pokja ULP.

”Kami bukan menolak hasil lelang. Apabila ada kesalahan, kami konsultasi dengan ULP Pak,” ungkapnya.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - pilihan Anda sangat menentukan -

Komentar

Loading...