Breaking News

Hendak Rekreasi ke Pantai Kuala Warga Takengon Dihakimi Massa

Hendak Rekreasi ke Pantai Kuala Warga Takengon Dihakimi Massa
(Zulhelmi/modusaceh.co)
Penulis

Bireuen | Isu penculikan anak ternyata masih "menghantui" kalangan masyarakat Bireuen. Dan, sungguh disayangkan setelah menghakimi orang yang diduga penculik anak tadi, ternyata dugaan itu keliru. Nasib apes itu dialami satu keluarga asal Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Keluarga ini hendak rekreasi, menikmati indahnya pantai Kuala Jeumpa, Bireuen. Nasil sial justeru dihajar warga karena diduga mau menculik anak.

Mengguna mini bus pribadi mereka berangkat dari tempat asalnya ke Bireuen. Belum sampai di Kuala Jeumpa, persisnya di Simpang Adam Batree Kota Bireuen, sopir yang mengemudi mobil itu dihajar massa karena diteriaki penculik anak, Rabu (5/4/20170 siang. Tak berapa lama, aparat kepolisian tiba di lokasi dan sempat menembak senjata ke udara untuk membubarkan massa, dan kemudian membawa korban ke Polsek Kota Juang.

Kapolres Bireuen, AKBP Heru Novianto melalui Kapolsek Kota Juang, Iptu Marzuki Oesman kepada sejumlah wartawan menyebutkan, hasil pemeriksaan sementara, mereka bukan penculik anak, melainkan satu keluarga asal Aceh Tengah. Selain menghajar sopir, massa juga merusak mobil yang ditumpangi korban. Dikatakan Marzuki, warga curiga karena seorang anak yang dibawa keluarga itu keluar masuk dari mobil dan berhenti untuk beli makanan, kemudian dikejar warga.

“Korban saat ini sedang menjalani perawatan sementara, kondisinya lumayan parah, karena dihajar massa,” ungkap Marzuki. Sementara, sopir mobil, dan seorang anak perempuan yang sempat diamuk massa diamankan dan menjalani perawatan di ruang terpisah di Polsek Kota Juang. Kata Marzuki, korban dan keluarganya terdiri dari dua perempuan dan tiga anaknya dibawa ke Polres Bireuen untuk pemeriksaan lebih lanjut. ***

Komentar

Loading...