Di Simeulue

Hampir Dua Pekan Air PDAM Macet, Warga Mengeluh

Hampir Dua Pekan Air PDAM Macet, Warga Mengeluh

Sinabang | Warga Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, mengeluh karena suplai air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Fulawan hampir dua pekan tidak mengalir (macet).

"Sudah hampir dua minggu lamanya air PDAM tidak mengalir, akibatnya kami terpaksa membeli air untuk kebutuhan hidup sehari-hari," ujar Ratna Dewi, warga Desa Suak Buluh, pada MODUSACEH.CO, Selasa, 25/06/2019.

Kata dia, macetnya suplai air dari PDAM sudah sering terjadi, bahkan lebih sering macet dari pada lancar, sehingga sangat menggangu kelancaran aktifitas masyarakat, sebab air menjadi salah satu kebutuhan bagi warga setiap harinya.

"Air PDAM ini sering mengalami kemacetan, sangat mengganggu aktifitas sehari-hari," katanya.

Heri warga Kota Sinabang berharap, macetnya saluran air ke rumah warga, harus mendapat perhatian khusus dari pihak terkait, sebab bila terus dibiarkan warga menjadi sangat dirugikan.

"Kami minta pihak terkait lebih memperhatikan permasalahan air ini, sebab air PDAM ini menjadi urat nadi kehidupan masyarakat seperti masak sampai dua Minggu air tidak ada, inikan sudah kacau," kata Heri.

Menanggapi hal ini, Kepala PDAM Tirta Fulawan, Kabupaten Simeulue, Adinul. SM. ST, mengaku. Kemacetan suplai air PDAM ini disebabkan adanya kerusakan mesin pompa utama yang berada di Desa Labuah, Simeulue, sehingga untuk memperbaikinya butuh teknisi khusus yang didatangkan dari luar Simeulue. 

"Dua pompa air yang menjadi alat penyalur kondisinya rusak, sehingga air tidak bisa disuplai ke pelanggan," jelas Dinul.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini teknisi sudah memperbaiki mesin pompa yang rusak itu, diharapkan secepatnya dapat segera teratasi permasalahan air ini.

"Teknisi kita saat ini sedang bekerja memperbaiki mesin pompa yang rusak, semoga cepat selesai dan permasalahan air segera teratasi," ucapnya.***

Komentar

Loading...