Disebut Dalam BAP Muslem Syamaun

Haji Khalili: Saya Sebagai Saksi dan Sudah Lunas Membayar

Haji Khalili: Saya Sebagai Saksi dan Sudah Lunas Membayar
pikiranmerdeka.co

Haji Khalili, salah satu bakal calon Bupati Bireuen pada Pilkada 2017 mendatang, Senin (3/10/2016), hadir ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh. Kehadiran, terkait kasus dugaan mengusut penggelapan Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), yang menjerat Muslem Syamaun, PNS di Pemkab Bireuen. “Benar, saya hadir sebagai saksi,” katanya pada MODUSACEH.CO, Senin kemarin.

Kasus penggelapan pajak tersebut dilakukan terdakwa, mantan Bendaharawan Umum Daerah (BUD) Pemkab Bireuen, Muslem Syamaun. Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen melalui Kasi Pidana Khusus, Roby Syaputra, kepada media pers, Senin (3/10/2016), membenarkan kalau Khalili dipanggil sebagai saksi pada persidangan perkara atas nama terdakwa Muslem Syamaun. “Pemanggilan hari ini, karena pada BAP tertera nama beliau sehingga harus memberi keterangan sebagai saksi,” kata Roby.


Sebelumnya, Muslem Syamaun, diduga telah menggelapkan uang PPh dan PPN Kabupaten Bireuen yang seharusnya disetor ke kas negara dari tahun 2007 sampai 2010, Rp70,849 miliar. Tetapi belakangan yang bersangkutan  menyetor sebesar Rp 43,240 miliar.  Sedangkan  sisanya, Rp 27,609 miliar  diduga dimanfaatkan untuk  kepentingan pribadi serta dipinjamkan kepada 24 orang lain secara pribadi. Untuk mengusut raibnya dana pajak itu,  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh telah menahan Muslem Syamaun sejak Rabu (24/8/2016) lalu. “Ya, ketika itu tahun 2006 kalau tidak salah. Saya ada meminjam secara dua tahap. Pertama, Rp 50 juta dan kedua, Rp 20 juta. Tapi, pinjaman itu telah saya lunaskan pada 2010 pada Muslem Syamaun,” jelas Haji Khalili.***

Komentar

Loading...