Iklan HUT 16 TAHUN MODUS ACEH

Beredar Keputusan Majelis Etik DPP Partai Golkar

H. Firmandez Diusulkan PAW kepada Marzuki Daud

H. Firmandez Diusulkan PAW kepada Marzuki Daud
H. Firmandez (Foto: woinews.com)
Penulis

Banda Aceh | Keputusan pahit harus diterima H. Firmandez, jelang Pemilu Legislatif (Pileg 2019). Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Aceh ini, diputuskan Majelis Etik DPP Partai Golkar untuk pergantian antar waktu atau PAW.

Surat Keputusan No:SK-01/ME/DPO/GOLKAR/XII/2018, tanggal 4 Desember 2018 menyebutkan. PAW tadi diberikan kepada Marzuki Daud, yang juga caleg DPR RI Dapil II pada Pileg 2014 lalu.

Nah, ada empat poin alasan yang termuat dalam Surat Keputusan Majelis Etik Partai Golkar itu. Pertama, Firmandez dinilai telah melakukan pelanggaran kode etik sebagaimana dalam peraturan organisasi (PO) kode etik Partai Golkar nomor: 19/DPP/Golkar/VII/2018.

Kedua, Firmandez perbuatan Firmandes dinilai mengandung unsur melawan hukum sebagaimana diatur pasal 1338 dan pasal 1339 KUH Perdata yaitu; tidak menjalankan Surat Perjanjian Pergantian Antar Waktu (PAW) tertanggal 11 Februari 2013 dan bermaterai cukup.

20190205-putusan-majelis-etik-dpp-partai-golkar

Ketiga, pelanggaran kode etik tersebut merupakan pelanggaran berat dan harus ditetapkan sanksi, sesuai dengan perbuatannya sebagaiman diatur dalam PO Kode Etik Partai Golkar Nomor: 19/DPP/Golkar/VII/2018.

Keempat, menetapkan saksi kepada Firmandez dengan pemberhentian sementara dari tugas-tugas kepartaian dan meminta kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk segera memproses PAW Firmandez kepada Marzuki Daud sebagaimana yang tercantum dalam surat perjanjian yang bermaterai cukup antara Firmandez dan Marzuki Daud, tanggal 11 Februari 2018.

Keputusan Majelis Etik DPP Partai Golkar tersebut, ditandatangani Ketua Drs H Mohamad Hatta MBA PhD dan anggota yaitu, Andi Matalatta SH MH, Ir Rully Chairul Azwar MSi IPU, DR Hassan Wirajuda SH MALD LL.M, Drs Djasri Marin SH, Drs H Ibrahim Ambong MA, dan Hj Tyas Indyah Iskandar SH MKn.

Terkait keputusan tadi, media ini belum berhasil mengkonfirmasi H. Firmandez. Dihubungi melalui telpon seluler tidak diangkat walau tersambung. Dikirim pesan melalui WhatsApp, hingga pukul 17.30 WIB, Selasa, 5 Februari 2019, juga tak berbalas. Menurut orang dekat H. Firmandez, mantan Ketua Umum Kadin Aceh sedang mendampinggi ibundanya berobat ke Penang, Malaysia.***

Komentar

Loading...