Breaking News

Aliansi Muslimah Aceh Tolak RUU PKS

Gufron: Jika RUU PKS tak Dibatalkan, Siap Duduki DPR RI

Gufron: Jika RUU PKS tak Dibatalkan, Siap Duduki DPR RI
Foto: Hendri/Rencongpost.com
Rubrik

Banda Aceh | Belasan kaum perempuan yang menamakan dirinya Aliansi Muslimah Aceh, Senin (8/4/2019) tadi, mendatangi Gedung DPR Aceh, Banda Aceh. Berbusana serta putih, kaum perempuan dari berbagai organisasi ini, mengelar aksi di gedung wakil rakyat tersebut. Selain mengelar poster, mereka juga melantunkan ayat-ayat suci Al quran, shalawat badar sehingga menarik perhatian warga kota yang melintas.

Nah, aksi tadi tak bersentuhan langsung dengan kampanye Pileg dan Pilres 2019. Tapi, sebagai bentuk penolakan terhadap wacana pengesahan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) yang kini sedang berlangsung di DPR RI, Jakarta.

Dahlia, koordinator aksi dalam orasinya menegaskan, rancangan UU PKS tidak melihat dasar-dasar asas agama dan nilai-nilai luhur bangsa. Bahkan, meski dihapus tetap, tetap saja dinyakini tidak dapat menghindari terjadinya kekerasan seksual. "Kami menolak wacana RUU penghapusan kekerasan seksual, yang kabarnya akan disahkan," kata Dahlia dalam orasinya.

Menurut Dahlia, wacana RUU PKS tersebut bisa menambahkan masalah baru seperti syariat Islam khususnya di Aceh. Bahkan dinilai berpotensi melahirkan generasi yang lemah. "Ini bertentangan dengan nilai pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa," ujarnya.

Itu sebabnya, mereka berharap, DPR Aceh dapat menyampaikan aspirasi penolakan itu kepada DPR RI di Jakarta. Tujuannya, agar peraturan tersebut tidak disahkan atau membatalkan rencana ini. "Kepada anggota DPR Aceh, wakil kita semua bisa menyampaikan aspirasi kami kepada DPR RI di Jakarta," ujar peserta aksi lainnya.

Tak hanya itu, dalam aksi tersebut juga disertai beberapa banner kecil yang berisi penolakan.Misal, RUU PKS berpotensi maraknya aborsi, menghancurkan keluarga, melegalkan pelacuran maupun menjamurnya LGBT dan lainnya.

Walau dilakukan kaum perempuan dan berlangsung damai serta tertib, aksi ini juga mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan personel Satpol PP Banda Aceh.

Dan, sekitar satu jam berorasi, kedatangan massa ini disambut Ketua Komisi VII DPRA, Gufron Zainal Abidin dan anggota lainnya yakni Musannif dan Ismaniar. Gufron berjanji akan meneruskan persoalan atau penolakan ini ke DPR RI, dan mereka selaku anggota dewan juga menolak wacana RUU PKS tersebut. Bahkan, dengan tegas Gufron mengatakan. "Jika RUU PKS ini tidak dibatalkan, maka kami siap menduduki gedung DPR RI," ujarnya.***

Komentar

Loading...