Gubernur Tak Peduli, Honorer K2 Tuntut Jadi PNS ke DPRA

Gubernur Tak Peduli, Honorer K2 Tuntut Jadi PNS ke DPRA
Rubrik
Banda Aceh | Seratusan honorer K2 menggelar aksi unjukrasa di depan Gedung DPRA menuntut agar segera diangkat menjadi PNS.  Menurut mereka, ada sebanyak 823 honorer K2 seluruh kabupaten/kota telah lulus selesksi yang dilakukan panitia seleksi nasional namun sampai saat ini belum ada kejelasan terkait statusnya.

Ketua Asosiasi Guru Nanggroe Aceh Darussalm (AGUSNAD) Drs. Zulkifli meminta agar Ketua DPRA Muharuddin peduli pada nasib ratusan guru yang belum mendapat kejelasan tentang statusnya ini.

"Sebelumnya kami telah meminta Gubernur Aceh untuk memikirkan nasib guru honorer, tapi tak pernah dipedulikan, kali ini kami minta kepada bapak Ketua DPRA untuk memikirkan nasib K2 2013," ujarnya, Selasa (/9/2016).

Massa yang terdiri dari guru Aceh Besar dan Banda Aceh ini meminta Ketua DPRA untuk menemui mereka dan menampung aspirasi mereka. Karena mereka telah lulus tes sejak 2013 lalu namun hingga saat ini belum diberikan NIP dan SK pengangkatan, padahal sebelumnya pemerintah telah menjanjikan untuk mengangkat honorer K2.

"Kami hanya menuntut hak kami yang dijahili oleh pemerintah, dan menuntut janji pemerintah pada kami sebagai guru honorer," tambahnya.

Sementara itu Sekjen AGUSNAD, Cut Aklima juga mengatakan akan terus menuntut hak guru-guru honorer yang belum dipenuhi oleh pemerintah,dan meminta gubernur Aceh untuk menemui Menpan RB dan Presiden untuk menyelesaikan masalah guru honorer K2 sebagaimana Papua Barat.

"Kami meminta pemerintah jangan menutup mata atas kami guru K2," kata Cut Aklima.*

Komentar

Loading...