Breaking News

GM2PS Gelar Aksi Demo, Desak DPRK Simeulue Bentuk Pansus Kasus Afridawati 2001

GM2PS Gelar Aksi Demo, Desak DPRK Simeulue Bentuk Pansus Kasus Afridawati 2001

Simeulue | Ribuan massa yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Peduli Simeulue (GM2PS), melakukan aksi demontrasi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue, Senin, 19/8/2019.

Massa terdiri dari gabungan masyarakat sepuluh kecamatan yang ada di Simeulue dan memulai aksinya dari halaman Mesjid Raya Baiturrahman Kota Sinabang, lalu bergerak menggunakan kendaraan secara serentak ke halaman Gedung DPRK Simeulue.

M. Johan Jallah, koordinator aksi dalam orasinya meminta anggota DPRK Simeulue untuk segera menyelesaikan kasus PDKS Simeulue, sebab DPRK dianggap sangat lambat dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Dia  juga meminta DPRK Simeulue untuk memperjelas terkait Pansus Video mesra Bupati Erli Hasyim yang sarat unsur politik.

"Demo ini dilakukan dengan damai, kami hanya meminta pada anggota DPRK Simeulue untuk memperjelas permasalahan PDKS tentang hilangnya mesin pabrik itu, sebab hingga saat ini tidak ada kejelasan," tegas Johan Jallah.

Sandri Amin, salah seorang orator aksi, meminta jangan hanya Bupati Simeulue Erli Hasim yang dibuat Pansus karena beredar video mesranya dengan seorang wanita yang telah diakuinya sebagai istri. Tapi, hal yang sama juga harus dilakukan terkait beredarnya foto yang diduga Wakil Bupati Simeulue, Afridawati, dengan seorang lelaki yang bukan suaminya tahun 2001 lalu.

"Saya minta anggota DPRK Simeulue berbuat adil terkait hal ini, jangan hanya saat Bupati yang diduga bermasalah langsung buat pansus, tapi hal yang sama juga harus buat Pansus pada Wakil Bupati Simeulue Afridawati yang diduga juga berbuat hal yang sama pada tahun 2001 lalu. Untuk itu DPRK juga secepatnya membuat Pansus," desak Sandri Amin.***

Komentar

Loading...