Breaking News

Gerindra Aceh Lapor Empat Akun Facebook ke Polda, Adakah Milik Irwandi Yusuf?

Gerindra Aceh Lapor Empat Akun Facebook ke Polda, Adakah Milik Irwandi Yusuf?

Banda Aceh | Tim dari Gerindra Aceh melaporkan empat akun Facebook yang dinilai gemar menyebarkan berita fitnah dan bohong yang menyasar TA Khalid dan Prabowo Subianto.

“Kami lapor pada Kamis lalu,” kata Ketua Ketua Tim Media Center Pemenangan Muzakir Manaf – TA Khalid dari Partai Gerindra, Mahfudz Y Loethan pada MODUSACEH.CO, Jumat malam(23/9/2016).

Menurut Mahfudz, empat akun Facebook itu kerap menyebar fitnah tentang sosok TA Khalid yang terlibat kredit macet di Bank Aceh. Padahal, kata Mahfudz, hal itu tidak benar.

Sedangkan fitnah yang menyasar pada Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto, salah satunya adalah menyangkut postingan kliping koran bergambar Prabowo dengan statemen “Tak Ada Cara Lain Kecuali Operasi Militer”.

“Statemen itu sebetulnya ditujukan ke Papua, bukan Aceh. Jadi ini semacam penyebaran berita bohong melalui sarana elektronik untuk menciptakan keresahan dan pembentukan opini buruk untuk orang lain,” kata Mahfudz.

 Lantas bagaimana dengan akun Irwandi Yusuf yang sempat memperkirakan pengantian TA Khalid dari posisi calon wakil Muzakir Manaf namun tak terbukti benar?

 Terkait: Simak Kejutan Hari Ini Versi Irwandi Yusuf

 Menurut Mahfudz, akun tersebut tidak termasuk dari empat akun yang dilaporkan.

 “Yang kami laporkan itu akun yang memang telah lama menebar fitnah. Sedangkan untuk akun Irwandi Yusuf itu baru beberapa hari lalu, jadi kami sedang melakukan kajian,” katanya.

Menurut Mahfudz, pihaknya akan melakukan diskusi lebih dalam ihwal status Irwandi tersebut. Termasuk mengkaji dari perspektif hukum, apakah status tersebut mengandung unsur pencemaran nama baik atau berita bohong.

Sebelumnya, akun dengan nama Irwandi Yusuf menuliskan status prediktif tentang posisi TA Khalid dalam pencalonannya sebagai wakil gubernur yang mendampingi Muzakir Manaf. Belakangan, status ini tampak telah dihapus dari dinding facebook Irwandi Yusuf.*

Komentar

Loading...