Breaking News

GeRAK Aceh Barat Minta Jaksa Serius Tangani Proyek Jalan Meulaboh-Tutut  

GeRAK Aceh Barat Minta Jaksa Serius Tangani Proyek Jalan Meulaboh-Tutut  
Jalan Meulaboh-Tutut/Foto Dok GeRAK Aceh Barat
Penulis
Rubrik

Meulaboh | Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh Barat  Edy Syah Putra meminta Kejaksaan Negeri Aceh Barat serius menangani persoalan pengerjaan jalan Meulaboh-Tutut yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2017.

Pernyataan itu disampaikan Edy Syah Putra pada media ini, di salah satu warung, Jalan Kuini, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Rabu (11/07/2018). 

Desakan Edy bukan tanpa sebab. Menurut aktivis anti rasuah itu pekerjaan jalan Meulaboh-Tutut senilai Rp 5,7 miliar belum dikerjakan untuk pengaspalan oleh kontraktor pemenang proyek jalan tersebut. “Kita meminta Kejaksaan serius menangani perkara ini,” kata Edy Syah Putra, Rabu. 

Edy Syah Putra mengatakan, selain diminta serius tangani pekerjaan jalan tersebut, ia juga mendorong Kejaksaan Aceh Barat untuk menguji kualitas pekerjaan. Alasan Edy, karena belum lama selesai jalan itu dikerjakan pada Desember 2017, jalan itu kembali rusak. “Kita meminta Kejaksaan menguji kualitas pekerjaan jalan tersebut,” ujarnya. 

Koordinator GeRAK Aceh Barat itu juga mengaku, bahwa pihaknya sudah melaporkan secara resmi kepada Kejaksaan. Laporan GeRAK Aceh Barat kepada Kejaksaan Aceh Barat, tertanggal 8 Maret 2018. 

“Kita sudah meminta kepada kepala Kejaksaan Negeri Aceh Barat segera melakukan pengusutan atas proyek jalan tersebut dan memeriksa kualitas proyek jalan tersebut, dimana paska serah terima proyek dari pelaksana kepada pemerintah daerah (diistilahkan PHO), tidak berapa lama, jalan tersebut sudah berlubang dan terkelupas aspalnya,” katanya, Rabu (11/07) sore.***

Komentar

Loading...