Breaking News

Gedung Senilai 6,7 Miliar di Nagan Raya Terbengkalai, Dinas Alokasikan Dana Kembali

Gedung Senilai 6,7 Miliar di Nagan Raya Terbengkalai, Dinas Alokasikan Dana Kembali
Kondisi Gedung Serbaguna milik Pemerintah Kabupaten Nagan Raya (Foto: Dok. GeRAK Aceh Barat)

Meulaboh | Gedung Serbaguna milik Pemerintah Kabupaten Nagan Raya yang dibangun dengan anggaran Rp 6,7 miliar terlihat terbengkalai. Bangunan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) dan Otonomi Khusus (Otsus) itu, terkesan mubazir.

Padahal, gedung tersebut dibangun dengan alokasi anggaran sebanyak tiga kali. Misal, tahun 2015 dengan APBK senilai Rp 2,85 miliar, tahun 2016 dari APBK (Rp 1,95 miliar) dan tahap ketiga dari Otsus Rp 1,93 Miliar pada tahun 2017.

Kondisi gedung itu tidak terurus, lantai dan tangga masih terlihat belum dipasangi keramik, pecahan kaca jendela dan pintu terlihat berserakan di lantai dalam gedung. Tak hanya itu, plaster dinding yang belum merata, sehingga semakin membuat kondisinya tampak miris.

20190401-gedung-nagan1

Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh Barat, Edy Syahputra mengatakan. Hasil investigasi yang dilakukan pihaknya terhadap pembangunan gedung tersebut, melahirkan kecurigaan adanya dugaan penyelewengan penggunaan anggaran dalam proses pembangunan itu. Sebab, sudah Rp 7 miliar lebih dana yang dikucurkan tapi masih saja tidak selesai dibangun.

“Kondisinya saat ini gedung serbaguna dikelilingi oleh batang ilalang atau semak belukar. Kaca jendelanya hancur, bangunan tidak terurus dan kesan yang muncul adalah uang untuk pembangunan gedung tersebut mubazir, mengingat tidak dimanfaatkan atau difungsikan sama sekali oleh dinas,” kata Edy kepada MODUSACEH.CO, Senin (1/4/2019)

Gedung Serbaguna itu, kata dia, juga telah dimanfaatkan oleh orang tak dikenal untuk melakukan tindakan kriminal seperti memakai narkoba jenis sabu-sabu. Itu diyakini setelah alat pengisap sabu-sabu atau bong ditemukan berserekan di lantai dalam gedung oleh tim GeRAK saat terjun mengecek lokasi.

“Ini miris dan menyedihkan, besar harapan kita, agar anggaran yang telah menelan miliar rupiah tersebut dapat segera difungsikan oleh dinas atau pemerintah kabupaten dengan meanggarkan kembali pembangunan lanjutannya pada tahun 2020. Seharusnya, proyek yang bersumber dari APBK atau Otsus yang sudah dikeluarkan tadi benar-benar termanfaatkan dengan baik dan diterima manfaatnya oleh masyarakat,”jelasnya

Menurutnya, dinas terkait atau pemerintah kabupaten tidak sepatutnya membiarkan bangunan tersebut terbengkalai dan tidak terurus, aset daerah ini kembali dilanjutkan pembangunannya dan difungsikan agar anggaran yang telah dialokasikan untuk pembangunan tidak sia-sia.

GeRAK Aceh Barat juga mendorong agar pemerintah melakukan audit terhadap pembangunan gedung dan hasilnya disampaikan kepada publik. “Khusus untuk bangunan yang sudah mengalami kerusakan. Kita berharap ada langkah-langkah kongkrit dan mendesak untuk menyelamatkan aset kabupaten yang telah menelan belasan miliaran dan harus ada titik terang,” ujar Edy.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Nagan Raya, Amran Yunus mengatakan. Dirinya tidak mengetahui pasti bagaimana kondisi gedung tersebut saat ini dikarenakan baru menjabat. Namun pihaknya akan mempelajari kembali dokumen perencanaan awal terkait pembangunan gedung serbaguna itu.

“Rencananya itu akan digunakan untuk pusat seni dan olahraga di Nagan Raya. Saya tidak tahu pasti juga karena baru mejabat, tapi saya akan mempelajari kembali dokumen-dokumen terkait pembangunan gedung tersebut,” katanya saat dihubungi MODUSACEH.CO, Senin siang hari ini.

Ia menjelaskan, saat ini tidak ada alokasi anggaran untuk penyempurnaan pembangunan gedung serbagunan itu. Namun pada tahun 2020 akan dikucurkan kembali dana agar segera bisa difungsikan. Sehingga gedung itu tidak lagi terlihat terbengkalai dan tidak terurus.

“Jumlah anggaran yang akan dialokasi pada tahun 2020 kita belum tahu, karena akan disesuaikan dengan kebutuhan nantinya. Setelah itu gedung tersebut akan difungsikan segera,” jelasnya.***

Komentar

Loading...