Ganja dari Beutong Sabu dari Wilayah Utara, Aceh

Ganja dari Beutong Sabu dari Wilayah Utara, Aceh
Penulis
Rubrik

Meulaboh | Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh menerima perkara pidana tahun 2017 sebanyak 243 perkara. Berdasarkan data yang diperoleh media ini dari Panitera Muda (Pamud) Pidana PN Meulaboh, Hj. Juhari, SH, Rabu (07/03/2018), perkara pidana masih dominan kasus narkotika, baik jenis ganja maupun sabu-sabu.

Lihat saja, dari 243 perkara pidana yang dilimpahkan Kejaksaan Negeri Aceh Barat dan Nagan Raya 2017 lalu, 103 perkara adalah narkotika.

Kemudian, dari 103 perkara narkotika tersebut, 73 perkara narkotika pada 2017 dari Kabupaten Aceh Barat dan 30 perkara dari Kabupaten Nagan Raya.

Menurut Pamud Pidana PN Meulaboh, semua perkara narkotika yang dilimpahkan di PN 2017, sudah putus dengan hukuman bermacam-macan.

"Ada yang 10 bulan, tiga tahun dan ada juga lebih," kata Hj. Juhari, SH, Rabu (07/03). Sedangkan perkara pidana 2018, 52 kasus dari jumlah itu 24 perkara narkotika dengan persentase, sembilan perkara dari Nagan Raya dan selebihnya dari 24 perkara yang diterima PN Meulaboh, 15 perkara narkotika, itu dari Aceh Barat.

Kapolres Aceh Barat AKBP Bobby Aria Prakasa, SIK melalui Kasat Resnarkoba IPTU Bukhari, SH, Kamis (08/03/2018) mengatakan. Berdasarkan data penanganan perkara Narkotika Sat Resnarkoba Polres Aceh Barat sampai dengan 28 Desember 2017, sebanyak 72 kasus. Dengan rincian: perkara ganja 15 kasus, perkara sabu 57 kasus. Dan, jumlah tersangka 92 orang serta barang bukti (BB) yang disita, ganja 1.312 gram, Sabu 80,21 gram. Sedangkan 2018 sampai dengan tanggal (8/3) sebanyak 17 kasus. 

Secara rincian dijelaskan Kasat Resnarkoba Polres Aceh Barat, perkara ganja tiga kasus, perkara sabu 14 kasus, dan tersangka 25 orang serta barang bukti yang disita antara kain, ganja 429 gram, sabu-sabu 12,06 gram.

"Untuk wilayah barat selatan tidak ungkapkan BB dalam jumlah besar, jadi hasil tangkapan kita tersangka mengakui memperoleh BB baik sabu maupun ganja dengan  beli dari wilayah Meulaboh dan dari luar Meulaboh, seperti Nagan, Banda Aceh, Aceh Besar dan ada yang dari Aceh Utara," kata Kapolres Aceh Barat AKBP Bobby Aria Prakasa, SIK melalui Kasat Resnarkoba IPTU Bukhari, SH, Kamis (08/03).

Kata IPTU Bukhari, SH berdasarkan pengakuan tersangka, barang haram berupa sabu-sabu itu bukan dipasok dari Sumatera Utara, tetapi datang dari wilayah Aceh itu sendiri.

Soal ganja, untuk wilayah Meulaboh dibeli dari Beutong Ateuh, Nagan Raya. "Betul Pak, ada 1 perkara ganja yang menurut pengakuan diperoleh dengan cara membelinya dari Beutong Nagan Raya," kata Kasat Resnarkoba, via WhatsApp, Kamis (08/03).***

"Pileg dan Pilpres 2019" - pilihan Anda sangat menentukan -

Komentar

Loading...