Isi Seminar LKM UIN Ar- Raniry

Fachrul Razi Harap Mahasiswa Mampu Bangkitkan Gerakkan Perubahaan di Aceh dan Indonesia

Fachrul Razi Harap Mahasiswa Mampu Bangkitkan Gerakkan Perubahaan di Aceh dan Indonesia
Fachrul Razi

Banda Aceh | Senator DPD RI Asal Aceh, H. Fachrul Razi, MIP mengharapkan mahasiswa mampu menggerakkan referendum jilid II, yang sebelumnya pernah digagas mahasiswa pada 2000 silam. “Mahasiswa UIN di tahun 2000 telah menoreh tinta emas sebagai gerakan yang mampu menggulirkan Gerakan Referendum. Di usia 20 tahun referendum atau di tahun 2020 nanti, akan muncul gerakan mahasiswa yang mampu menggerakkan referendum jilid II. "Ciptakan sejarah dan jadilah pemimpin yang mampu melakukan perubahan,” harap Fachrul Razi, saat menjadi pemateri Latihan Kepemimpinan Mahasiswa (LKM) di Aula Rektorat UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Sabtu, (29/7/18).

Mantan aktivis mahasiswa Universitas Indonesia (UI) ini menjelaskan. Setiap fase sejarah pergerakan mahasiswa, memiliki karakter dan isu yang berbeda, generasi 1945, generasi 1966, generasi 1974, generasi 1998 memiliki warna tersendiri dalam perpolitikan gerakan mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa menghadapi permasalahan internal dan eksternal kampus. Karena itu pesannya, jadilah mahasiswa yang terus menuntut ilmu baik dalam maupun luar kampus melalui organisasi. “Organisasi mampu membentuk kecerdasan, karakter dan pengalaman, jadilah aktivis yang memiliki segudang pengalaman dan kegudang kecerdasan,” jelasnya.

Untuk menjadi aktor perubahan, dirinya menyarakan agar mahasiswa memiliki 7 hal yang penting yaitu: tujuan (goals), visi (vision), strategi (strategy), penelitian (research), inovasi (inovation), kerja tim (team work) dan perkembangan (growth). Senator muda Aceh yang juga mahasiswa doktor politik Universitas Indonesia ini menjelaskan bahwa mahasiswa harus memiliki 4 kecerdasan yaitu: kecerdasan berpikir, berbicara, membaca dan menulis. “Mahasiswa harus memiliki 5 karakter, yaitu inspiring, kreatif, disiplin, strategis dan visioner,” jelasnya.

Untuk menghadapi era politik dan perkembangan dunia saat ini, Fachrul Razi memberikan tips. Pertama agar mahasiswa menguasai modernisasi dan globalisasi. Kedua, mengusasi bahasa asing dan isu global. Ketiga menguasai teknologi dan media sosial. Keempat, menguasai jaringan, menguasai ekonomi, politik dan hukum, serta kelima menguasai nilai nilai agama sebagai kunci membangun generasi muda yang berilmu dan islami.

Fachrul Razi berpesan agar mahasiswa selalu bangkit dari keadaan sekarang. “Bangunkan singa tidur dalam dirimu,” himbau kerasnya dan berpesan bahwa Aceh membutuhkan generasi pencari solusi, bukan generasi pencaci maki, demikian tutupnya.

LKM sendiri diadakan Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UIN Ar- Raniry Banda Aceh, mengusung tema: “Membentuk Kepemimpinan yang Berkarakter Sebagai Upaya Menghadapi Masa Depan Bangsa”. Acara itu dibuka Dr. Saifullah Idris. M. Ag, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama dan menghadirkan Syarifudin Ab, M. Ag, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Ushuludin dan Filsafat. Sementara, Fachrul Razi menyampaikan materi dengan tema; “From Agent Of Change to Actor of Change”.***

Komentar

Loading...