Terkait Anggota Pansel KIP Aceh dari Pengurus Parpol

Ermiadi Abdurrahman: Jika Benar, Kita Tinjau Ulang!

Ermiadi Abdurrahman: Jika Benar, Kita Tinjau Ulang!
acehimage

Banda Aceh | Ketua Komisi I DPR Aceh Ermiadi Abdul Rahman mengaku kecolongan dengan lolosnya pengurus partai politik sebagai anggota Pansel KIP Aceh bentukan lembaga tersebut. Menurutnya, sebelum diputuskan, dia telah meminta kepada staf untuk melakukan pengecekan ulang, terkait figur dan nama-nama calon. “Saat itu, laporan dari staf clear, makanya saya pikir tak ada masalah. Jika memang temuan data dari MODUS ACEH, benar maka nama dan figur tersebut akan kita evaluasi ulang. Tak tertutup kemungkinan akan kita ganti,” tegas Ermiadi kepada media ini, Kamis sore (8/3/2018).

Seperti diwartakan MODUSACEH.CO. Dari hasil penelusuran, ternyata salah satu anggota Pansel komisioner KIP Aceh atas nama Dr. Nasrulzaman, masih tercatat sebagai Sekretaris Majelis Penasehat Partai Daerah (MPPD), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Banda Aceh Periode 2015-2020. Ini berdasarkan SK DPW PAN Aceh, Nomor: PAN/01/A/Kpts/K-S/09/II/2016. Fakta dan data ini, tentu saja bertentangan dengan aturan yang berlaku yaitu UU Nomor 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh dan Qanun Aceh Nomor: 5/2012 dan Qanun Aceh Nomor: 6/2016, tentang penyelenggaraan Pemilu di Aceh, terutama syarat calon yang dikeluarkan Komisi I DPR Aceh, Nomor: 01/KOM-I/DPRA/2018, Senin, 8 Januari 2018 lalu.

Nah, pada point kedelapan disebutkan; setiap calon panitia seleksi anggota KIP Aceh, membuat surat pertanyaan tidak pernah menjadi anggota partai politik dan partai politik lokal, bagi yang tidak pernah menjadi anggota partai politik dan partai politik lokal; atau surat keterangan dari pengurus partai politik dan partai politik lokal bahwa yang bersangkutan tidak lagi menjadi anggota dalam  jangka waktu 5 (lima) tahun terakhir. Buktinya, Nasrulzaman hingga kini masih aktif.

Dari data yang dimiliki media ini, pada Pilkada Kota Banda Aceh 2017 lalu, Nasrulzaman juga tercatat sebagai anggota tim inti dari Partai Amanat Nasional (PAN) Banda Aceh untuk pemenangan pasangan Aminullah Usman-H. Drs. Zainal Arifin (Walikota dan Wakil Walikota) Banda Aceh. “Ya, saya masih di Jakarta. Belum kembali ke Banda Aceh, saya minta staf untuk mengkaji kembali data dan informasi ini. Termasuk yang dipublikasi MODUS ACEH. Jika benar, kami akan mengambil sikap dan keputusan,” janji Ermiadi.

Sementara itu Nasrulzaman belum berhasil dikonfirmasi, terkait posisi dirinya itu. Dihubungi melalui telpon seluler, Nasrulzaman tidak merespon. Pesan singkat yang dikirim, hingga kini belum berbalas. Gawat!***

"Pileg dan Pilpres 2019" - yuk ikutan polling-nya! -

Komentar

Loading...