Empat Hari Off Akibat Cuaca Buruk, Kapal Feri di Simeulue Kembali Berlayar

Empat Hari Off Akibat Cuaca Buruk, Kapal Feri di Simeulue Kembali Berlayar

Simeulue | Empat hari tidak berlayar diakibatkan cuaca ekstrem, kapal penyeberangan laut di Kabupaten Simeulue kembali beroperasi setelah kondisi cuaca dianggap baik.

Kepala UPTD Pelabuhan Kolok Sinabang, Bambang Hartono, mengatakan, cuaca saat ini sudah membaik jika dibandingkan dengan beberapa hari sebelumnya, sehingga Kapal Feri KMP Labuhan Haji, tujuan Labuhan Haji, Aceh Selatan sudah dapat diberangkatkan kembali. "Saat ini kondisi cuaca sudah lumayan baik, sebab itu malam ini kapal sudah dapat diberangkatkan, setelah beberapa hari sebelumnya batal berangkat karena cuaca buruk," kata Bambang, Selasa, 26/06/2019, malam.

Dikatakannya, akibat cuaca buruk yang melanda perairan Simeulue, sudah empat hari dua Kapal Feri tidak diberangkatkan, yaitu KMP Teluk Sinabang, dan KMP Labuhan Haji, dan mengakibatkan banyaknya penumpang serta kendaraan yang batal berangkat, namun karena cuaca sudah membaik Kapal akan beroperasi seperti biasa dan diharapkan penumpang untuk sabar. "Akibat kapal sudah empat hari tidak berangkat, penumpang menjadi padat, untuk itu diminta pada penumpang agar bersabar, jangan memaksakan diri untuk berangkat, sebab Feri sudah akan beroperasi normal lagi," katanya.

Situasi terkini di pelabuhan Kolok Sinabang.

 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Simeulue, Muliawan Rohas, mengatakan, selain dua Kapal Feri yang kembali aktif berlayar, juga ada KM Sabuk Nusantara 110 akan berangkat menuju daratan Sumatera yang sebelumnya kapal itu batal berangkat karena cuaca ekstrem. "Malam ini ada dua kapal yang akan berangkat dari Simeulue, satu KMP Labuhan Haji, satunya lagi KM Sabuk Nusantara, dengan tujuan Tapak Tuan, Aceh Selatan," jelas Mul Rohas.

Sebelumnya diberitakan, akibat cuaca buruk yang melanda perairan Simeulue dan sekitarnya dalam beberapa hari belakang yang mengakibatkan gelombang tinggi. Atas dasar keselamatan penumpang, otoritas pelayaran Simeulue, menghentikan penyeberangan kapal Feri serta kapal Km Sabuk Nusantara 110, dengan berbagai tujuan selama empat hari lamanya.***

Komentar

Loading...