Terkait Rancangan Qanun Hukum Keluarga

Eks Komandan Pasukan Inong Balee Dukung Pasal Poligami

Eks Komandan Pasukan Inong Balee Dukung Pasal Poligami
Ketua Organisasi Rumah Perempuan Politik Aceh (RPPA) Kabupaten Bireuen Khairunnisa (Foto: Ist)
Penulis
Rubrik
Sumber
Siaran Pers

Pengaturan poligami dinilai bisa menyelematkan kaum perempuan

Bireuen | Ketua Organisasi Rumah Perempuan Politik Aceh (RPPA) Kabupaten Bireuen Khairunnisa mendukung wacana DPRA menerbitkan Qanun Hukum Keluarga. Didalamnya, terdapat pasal yang mengatur tentang poligami.

Khairunnisa yang juga eks Komandan Pasukan Inong Balee Kabupaten Bireuen ini berpendapat, qanun poligami dapat menyelematkan kaum perempuan. "Qanun tersebut sebenarnya akan dapat menyelematkan dan menguntungkan bagi kaum hawa," kata perempuan yang akrab disapa Kak Nisah itu, melalui siaran pers yang dikirim pada media ini, Kamis, 11 Juli 2019.

Alasan dia mendukung wacana DPRA tadi, karena saat ini di Aceh, baik kalangan masyarakat biasa, pengusaha maupun pejabat, marak melakukan nikah siri secara diam-diam. "Banyak dari mereka yang akhirnya menikah liar di luar sana, sehingga terzalimi anak-anak dan istri-istri yang dinikahi secara siri. Mereka tidak mendapatkan haknya, seperti warisan, ditinjau dari segi tersebut jelas sangat merugikan perempuan, maka dengan diqanunkan, perempuan akan mendapatkan hak-haknya begitu juga terhadap anaknya kelak," ungkap perempuan yang aktif di sejumlah organisasi tersebut.

Namun, walaupun menyatakan mendukung, dia tetap menyebutkan persayaratan khusus bagi para lelaki yang ingin poligami. Misal, harus memiliki kemampuan secara fisik dan sudah cukup finansial supaya bisa adil. "Saran saya kalau wacana tersebut sudah final, Poin mampu lahir bathin harus dimasukkan ke qanun juga," jelas Khairunnisa.

Lebih lanjut ia mengatakan, poligami tidak dilarang dalam Islam, tentunya ada syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya adil dan itu ketentuan dalam Alquran. "Syarat bisa poligami harus siap untuk berlaku adil lahir batin, bukan menikahi perempuan karena nafsu semata," tegas Khairunnisah.***

Komentar

Loading...