Breaking News

Eh, Ada Pimpinan DPRA Tak Ikut Tes Urin

Eh, Ada Pimpinan DPRA Tak Ikut Tes Urin
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Dari empat pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2014-2019, yaitu Tgk. H. Muharuddin S.Sos.I (PA), Drs. H. Sulaiman Abda M.Si (Golkar), Teuku Irwan Djohan ST (NasDem), hanya satu pimpinan DPR Aceh dari Fraksi Demokrat H. Dalimi SE.Ak yang tidak ikut tes urin yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh bekerjasama dengan Sekretariat DPR Aceh, Banda Aceh, Rabu (16/8/2017).

H. Dalimi tidak ikut tes urin bukan karena sengaja. Anggota DPR Aceh dari Daerah Pemilihan Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya (Dapil II) itu sedang di Bandung mengurus kuliah anaknya. Sebelum berangkat ke Bandung, ia juga mengaku tidak tahu ada pelaksanaan tes urin di DPR Aceh hari Rabu (16/8). “Saya sekarang di Bandung, urus anak kuliah. Saya juga tidak tahu ada tes urin, saya baru tahu setelah ada tes karena foto di-share di grup WA,” kata H. Dalimi melalui telpon.

Dalimi juga memastikan akan menjalani tes urin sendiri atau dengan anggota DPR Aceh yang belum menjalani tes urin. “Saya akan tes urin setelah saya pulang besok. Apakah sendiri atau dengan anggota DPRA lainnya yang belum tes urin,” janji Dalimi.

Wakil Ketua DPR Aceh itu juga menyarankan, bila tes urin dengan pemeriksaan air seni masing-masing anggota DPR Aceh masih diragukan hasilnya, Dalimi meminta agar dilanjutkan pemeriksaan rambut. Sehingga hasil yang diharapkan lebih kuat terkait apakah anggota DPRA menggunakan narkoba atau tidak. “Mungkin dari tes urin dengan pemeriksaan kencing masih diragukan. Sebaiknya dilakukan pemeriksaan rambut agar hasilnya lebih akurat. Lembaga DPR Aceh itu perlu bersih,” kata Dalimi melalui telpon.

Selain itu, Dalimi juga berharap, Pemerintah Aceh di bawah Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah juga melakukan tes yang sama. Baik tes urin itu untuk tingkat atasan atau pejabat eselon II dan III maupun PNS yang paling rendah golongannya di jajaran Pemerintah Aceh. “Pemerintah Aceh juga perlu melakukan tes urin,” ujar Dalimi.***

Komentar

Loading...