Breaking News

Di Masjid Jami' Lueng Bata Banda Aceh

Dua Terpidana PSK Online Dicambuk

Dua Terpidana PSK Online Dicambuk
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh kembali melaksanakan uqubat cambuk bagi palanggar qanun jinayah Nomor: 6 tahun 2014, di halaman Masjid Jami' Lueng Bata, Banda Aceh, Jumat (20/4/18). Dua diantaranya yang dicambuk, merupakan terpidana Pekerja Seks Komersial (PSK) online yang ditangkap beberapa waktu lalu di Banda Aceh.  Mereka yang dicambuk adalah, terpidana berinisial H dengan pasangan wanita EM. Keduanya terbukti melakukan jarimah ihktilat, dengan hukuman cambuk masing 17 kali, setelah dipotong masa tahanan sebanyak 3 kali.

Terpidana selanjutnya RM. Dicambuk 22 kali setelah dikurangi masa tahanan 3 kali, sementara laki-laki berinisial Y dengan pasangan wanita RA, mendapat 11 kali cambuk, setelah dikurangi masa tahanan 2 kali cambuk.

Selain itu, dua terpidana PSK online berinisial MR dan NA, terbukti melakukan jarimah ihktilat dengan sengaja menyediakan fasilitas dan turut andil dalam terjadinya perbuatan mesum. Keduanya dicambuk masing- masing 11 kali, setelah dikurangi masa tahanan 4 kali cambuk.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banda Zainal Arifin mengatakan, prosesi cambuk dilakukan ditempat umum tidak bermaksud, melakukan perlawanan terhadap Pergub Nomor 5 Tahun 2018 tentang pelaksanaan cambuk di Lapas. "Kita sudah konsultasi dengan Kanwil Kemenkum HAM Aceh, namun mereka belum siap melakukannya di Lapas," ujar Zainal Arifin usai prosesi cambuk.

Nah, untuk kedepannya Pemko Banda Aceh akan melakukan komunikasi lebih lanjut dengan semua pihak, tentang pelaksanaan hukum itu. "Intinya  kita tetap komit melaksanakan syariat Islam, sebelum ada aturan baru, kita tetap akan melaksanakan sebagaimana aturan yang telah ada. Kita tetap berpedoman bahwa ulama adalah tempat kita berguru, kalau tata laksana dalam Pergub sudah lahir, maka kita akan duduk dengan ulama, kita akan dengarkan fatwa ulama," ungkapnya.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - tentukan pilihan Anda! -

Komentar

Loading...