Breaking News

Dua Porsi Ikan Per Pekan Turunkan Risiko Buta Gara-gara Sakit Gula

Dua Porsi Ikan Per Pekan Turunkan Risiko Buta Gara-gara Sakit Gula
iStock
Penulis
Rubrik
Sumber
health.detik.com
Topik
Jakarta, Pada taraf yang sangat buruk, diabetes dapat mengakibatkan komplikasi pada organ lainnya. Salah satu yang fatal adalah diabetik retinopati atau kebutaan.

Untungnya sebuah penelitian mengungkap risiko kebutaan pada mereka yang mengidap diabetes dapat diturunkan dengan mengonsumsi dua porsi ikan dalam sepekan.

Hal ini didasarkan pada hasil pengamatan peneliti Aleix Sala-Vila dan timnya dari Centro de Investigacion Biomedica en Red, Barcelona terhadap 3.614 partisipan yang mengidap diabetes tipe 2 dengan rentang usia 55-80 tahun.

Peneliti ingin tahu seberapa sering partisipan mengonsumsi seafood (makanan laut), dan pengamatan dilakukan selama lima tahun. Hasilnya, kelompok yang rutin mengonsumsi 500 miligram asam lemak omega-3 sehari (setara dengan dua porsi ikan per minggu) berisiko 48 persen lebih rendah untuk terserang diabetik retinopati dibandingkan mereka yang jarang makan ikan.

Baca juga: Begini Prosesnya Diabetes Bisa Sebabkan Kebutaan

Sala-Vila juga memastikan adanya penurunan kadar peradangan sistemik yang terjadi bersamaan dengan naiknya kadar omega-3 dalam tubuh partisipan, sehingga kemudian mengurangi risiko komplikasi pada pasien diabetes, utamanya terkait dengan mata.

"Penurunan risiko tertinggi terlihat pada partisipan yang memiliki hipertensi, mengidap diabetes selama lima tahun lebih dan mereka yang memakai insulin untuk pengobatan," simpul Sala-Vila seperti dilaporkanMedscape Medical News.

Baca juga: Cara-cara Ini Bisa Dilakukan untuk Obati Gangguan Mata Karena Diabetes

Ia juga mengingatkan betapa mudahnya mencegah diabetik retinopati dengan mengatur pola makan saja, sebab dengan mengonsumsi dua porsi minyak ikan selama sepekan saja sudah terbukti dapat meningkatkan jumlah omega-3 dalam sel tubuh.

"Tetapi ini bukan berarti mengonsumsi suplemen omega-3 akan memberikan manfaat yang sama seperti halnya makan ikan," pungkasnya.

Sumber: health.detik.com

Komentar

Loading...