Breaking News

Gubernur Aceh Tak Hadiri Sidang Paripurna

Dua Anggota DPRA Nurzahri dan Tgk. Harun Walk Out

Dua Anggota DPRA Nurzahri dan Tgk. Harun Walk Out
Nurzahri dan Tgk. Harun
Penulis
Rubrik
Banda Aceh | Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Nurzahri dan Tgk. Harun dari Fraksi Partai Aceh (PA), memilih keluar (walk out) dari sidang paripurna istimewa, terkait pengucapan sumpah/janji anggota DPRA Pergantian Antar Waktu (PAW) Ridwan A. Bakar (Nek Tu) pada Aisyah Ismail Daud, Senin (10/10/2016). Sikap itu diambil dua anggota DPR Aceh ini, karena pada sidang paripurna penuntutapan masa persidangan ke IV terkait pengesahan empat rancangan qanun (raqan), Gubernur Aceh tidak hadir dan tak memberi sambutan atau tanggapan, seperti pada sidang-sidang paripurna pengesahan qanun lain.

Itusebab, sejak awal Nurzahri meminta sidang paripurna pada pimpinan tidak dilanjutkan. Bahkan, Nurzahri meminta lembaga itu bersikap untuk memutuskan hubungan dengan eksekutif. “Usir saja SKPA,” kata Nurzahri, Senin. Tapi, sidang tetap dilanjutkan dan Nurzahri dan Tgk. Harun memilih keluar dari rapat paripurna. Pantuan MODUSACEH.CO, sidang penutupan masa persidangan ke IV, dari Pemerintah Aceh tidak mengutuskan perwakilan untuk duduk bersama pimpinan DPRA. Sedangkan pada sidang paripurna istimewa, Pemerintah Aceh menugaskan staf ahli bidang Pemerintahan Iskandar A Gani, mewakili Gubernur. Dalam sambutan Ketua DPR Aceh Tgk Muharuddin mengaku Gubernur Aceh tidak hadir karena sakit.***

Komentar

Loading...