Breaking News

Kursi Wakil Pimpinan DPRA Terisi Kembali

Drs H Sulaiman Abda MSi: Lupakan Masa Lalu, Mari Perkuat Misi Partai

Drs H Sulaiman Abda MSi: Lupakan Masa Lalu, Mari Perkuat Misi Partai
Muhammad Shaleh/MODUSACEH.CO

Banda Aceh | Setelah hampir dua tahun kursi Wakil Ketua DPR Aceh jatah Partai Golkar kosong atau tanpa kepastian. Minggu (29/1/2017) lalu, terjawab sudah. Kursi tersebut, akhirnya dikembalikan anggota dan pimpinan DPR Aceh kepada Drs H. Sulaiman Abda Msi. “Berdasarkan surat tersebut menegaskan agar Golkar Aceh menghentikan seluruh proses pergantian antar waktu (PAW) pimpinan DPRA. Selanjutnya, Sulaiman Abda tetap sebagai pimpinan DPRA. Surat ini sekaligus mencabut surat DPP Golkar tanggal 15 Juni 2016 perihal penggantian pimpinan DPRA,” ucap Ketua DPR Aceh Muharuddin yang memimpin Sidang I Tahun 2017 di Ruang Sidang DPR Aceh, Banda Aceh. Dengan demikian, seluruh polemik soal siapa yang berhak untuk menduduki kursi pimpinan lembaga wakil rakyat tersebut, tuntas sudah.

Sebelumnya atau tanggal 15 Juni 2016, DPP Partai Golkar, disusul  DPD I Partai Golkar Aceh, mengirim surat pada DPRA. Isinya, mengantikan kursi dan posisi Sulaiman Abda kepada M Saleh sebagai pimpinan dewan. Namun, tanggal 30 September 2016, DPP Partai Golkar dan DPD I Partai Golkar Aceh, tanggal 12 Oktober 2016 mencabut surat dimaksud dan mengembalikan posisi Sulaiman Abda. “Berdasarkan surat tersebut menegaskan agar Golkar Aceh menghentikan seluruh proses pergantian antar waktu (PAW) pimpinan DPRA. Selanjutnya, Sulaiman Abda tetap sebagai pimpinan DPRA. Surat ini sekaligus mencabut surat DPP Golkar tanggal 15 Juni 2016 perihal penggantian pimpinan DPRA,” paparnya. Ini berarti, Sulaiman Abda aktif kembali sebagai unsur pimpinan DPRA. ”Maka izinkan kami mengumumkan kedudukan Sulaiman Abda diaktifkan kembali sebagai wakil ketua DPRA dari Partai Golkar,”  kata Muharuddin.

Sementara itu pada MODUSACEH.CO, Selasa pagi (31/1/2019) di ruang kerjanya, Sulaiman Abda menyambut baik keputusan anggota dan pimpinan DPR Aceh. Terutama pada DPP dan DPD I Partai Golkar Aceh. Dia mengaku tak mempersoalkan semua dinamika partai yang sudah terjadi. “Ini biasa dalam partai,” sebutnya singkat. Itu sebabnya, dia mengajak seluruh kader dan pimpinan Partai Golkar Aceh, kabupaten/kota, kecamatan hingga desa (gampong), untuk kembali merapatkan barisan. “Untuk jangka pendek, bagaimana memenangkan Pilkada, sementara jangka panjang, bagaimana kita merebut hati rakyat untuk meraih kursi di parlemen pusat, Aceh serta kabupaten dan kota,” himbau dia.

Menurut Sulaiman Abda, konsolidasi internal partai sangat penting, demi kemajuan dan kesuksesan seluruh program maupun visi dan misi partai. “Ayo kita lupakan masa lalu dan kembali melihat ke depan,” ajak mantan Ketua DPD I KNPI Aceh ini.***

Komentar

Loading...