62 Persen Penyebab Ibu Hamil Anemia Karena Pengaruh Gigi

Drg. Saifuddin Ishak, M.Kes. PKK: Hati-hati dan Jangan Anggap Sepele!

Drg. Saifuddin Ishak, M.Kes. PKK: Hati-hati dan Jangan Anggap Sepele!
MODUSACEH.CO
Rubrik
Banda Aceh | Banyak faktor dan akibat terjadinya anemia (kekurangan darah) pada ibu hamil. Salah satunya, karena faktor tidak sehatnya gigi. Hal itu disampaikan Drg. Saifuddin Ishak, dokter spesialis gigi di Banda Aceh pada MODUSACEH.CO, pagi tadi. Menurut dokter gigi senior yang juga dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah ) ini, anemia pada ibu hamil tersebut, diakibatkan pedarahan pada gusi. Dan itu kasus terbesar selama ini. “Bayangkan, ada 62 persen ibu hamil mengalami anemia. Karena pendarahan di gusi. Kenapa gusi berdarah, karena pada ibu hamil terjadi peningkatan hormon estrogen. Selain itu suka makan dan ada sisa makanan yang tidak dibersihkan. Nah, kalau sisa makanan itu dibiarkan, maka jadi radang dan radang tersebut memberi efek gusi menjadi darah,” ujar Saifuddin.
 
Itu sebabnya sebut Saifuddin,  kalau darah itu dibiarkan, maka akan menyebabkan anemia. “Kesannya memang sepele. Misal, satu hari ada tiga tetes darah saja yang keluar. Coba kalikan 30 hari dan kalikan lagi sembilan bulan, bisa dibayangkan berapa darah yang keluar. Makanya terjadi anemia,” ungkap pemilik Dental Care ini.
 
Kedua kata Drg Saifuddin, kasus yang terjadi terkunci gigi. Karena rata-rata ibu hamil di atas usia 24 tahun sudah tumbuh gigi molar dan itu tidak normal sehingga mengakibatkan infeksi dan terkunci. “Biasanya tumbuh secara tidak normal atau teratur sehingga membuat posisi gigi menjadi mudah sakit atau terkunci,” sebutnya.  Ketiga, timbul juga benjolan akibat gigi berlubang karena tidak terawat dengan baik. “Akibatnya, menyebabkan alergi bagi ibu hamil”. Keempat bau mulut akibat sisa akar dan nanah. Akibatnya, seorang ibu hamil tak sanggup atau memiliki selera makan. “Efeknya, gizi dan nutrisi buat ibu hamil dan jambang bayi menjadi berkurang. Nah, begitu lahir berat badan bayi tidak normal. “Hati-hati dan jangan anggap sepele,” saran dia.
 
Untuk mengatasi kondisi itu, Drg Saifuddin Ishak mengajurkan setiap perempuan, membersihkan gigi sebelum hamil. “Kalau mau sehat, sebelum hamil bereskan gigi. Karena, setelah  hamil,  susah untuk diperbaiki, kecuali membersih karang gigi,” sebutnya. Selain itu, atur dan rubah pola makan, serta memperbaiki gigi yang berlubang. Jika tidak, akan berefek pada migran, ginjal dan pola pikir. “Apalagi kalau sudah kena diabetes (gula), bisa lari kemana-mana. Makanya, orang diabetes itu giginya rusak,” ulasnya.***
 

Komentar

Loading...