Menuju Kursi Rektor Unsyiah 2018-2022 (bagian empat)

Dr. dr. Syahrul, SpS (K): Rektor Harus Humanis, Tak Alergi Dikritik!

Dr. dr. Syahrul, SpS (K): Rektor Harus Humanis, Tak Alergi Dikritik!
dok. MODUSACEH.CO

Banda Aceh | Sebagai universitas “Jantong Hate Rakyat Aceh”,  Unsyiah harus memposisikan dirinya benar- benar sebagai sumber energi, sumber harapan, dan sumber kekuatan keluarga  pada setiap masyarakat. Dan itu dimulai dari gampong-gampong di seluruh Aceh”.

Itu disampaikan Dr. dr. Syahrul, SpS (K) dalam visi dan misinya sebagai calon Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), 16 Oktober 2017 lalu di Hotel Hermes Banda Aceh. Menurut  Syahrul. “Unsyiah adalah tempat rakyat Aceh bahkan Indonesia dan internasional menitip anak-anak mereka untuk kita didik sesuai bakat dan minat, kebutuhan pasar kerja dan  pembangunan Aceh ke depan.  Saat ini Aceh mempunyai dana pendidikan setiap tahun 20 persen dari total  APBA,” ungkap.

Nah, yang jadi soal adalah bagaimana peran Unsyiah sebagai pelayan masyarakat dalam bidang IPTEK, dapat membantu  dan mendukung kebijakan Pemerintah Aceh, agar putra – putri Aceh dapat memperoleh kursi di berbagai universitas terkemuka di dunia?

“Seperti yang saya sebutkan, kita harus mengantarkan anak-anak Aceh ke depan pintu gerbang universitas terkemuka dan paling maju, baik di dunia, di kawasan Asean, maupun di dalam negeri. Kerjasama sinergis antara Unsyiah, Pemerintah Aceh, dan  masyarakat menjadi  kata kunci,” ungkap Syahrul.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - yuk ikutan polling-nya! -

Komentar

Loading...