Breaking News

DPRK Enggan Teken Petisi GM2PS, Aksi Saling Dorong dengan Pihak Keamanan Sempat Terjadi

DPRK Enggan Teken Petisi GM2PS, Aksi Saling Dorong dengan Pihak Keamanan Sempat Terjadi

Simeulue | Hampir tiga jam massa yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Peduli Simeulue (GM2PS), menunggu Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue untuk menandatangani petisi tuntutan mereka. Namun hingga siang pukul 13.00 WIB, DPRK Simeulue belum mau menandatangani petisi tersebut.

Akibatnya, sempat terjadi negosiasi alot antara pendemo dengan sejumlah anggota dewan Simeulue itu.

Koodinator Aksi, M. Johan Jallah, dalam orasinya mempertanyakan alasan apa anggota dewan tidak mau menandatangani petisi yang mereka sodorkan itu. Ia juga mempertanyakan kenapa dulu saat Gerakan Masyarakat Anti Pejabat Amoral (Gempar) melakukan demo langsung menandatangani petisi yang mereka lakukan.

"Kenapa saat Gempar melakukan aksi demo, anggota DPRK Simeulue langsung menandatangani petisi yang mereka buat, tetapi saat pihaknya melakukan aksi anggota dewan dengan tidak memiliki alasan jelas, tidak mau menandatangi petisi mereka," ujar Johan Jallah, Senin, 19 Agustus 2019.

Sementara, anggota DPRK Simeulue, hingga saat ini belum mau menandatangani petisi yang diberikan para pendemo. Padahal pada paginya sepuluh anggota DPRK Simeulue sempat menemui para pendemo.

Pantauan media ini, kondisi massa terus mendesak gerbang DPRK Simeulue, yang dijaga ketat petugas keamanan dari kepolisian, TNI, Satpol PP, bahkan pihak kepolisian sempat mengamankan salah seorang anggota massa.***

Komentar

Loading...