DPRA Sepakat Lakukan Interpelasi Terhadap Irwandi Yusuf

DPRA Sepakat Lakukan Interpelasi Terhadap Irwandi Yusuf
Azhari Usman/ MODUSACEH.CO

Banda Aceh I “Ada beberapa alasan, kami di DPR Aceh memutuskan untuk melakukan interpelasi terhadap Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. Salah satunya, dugaan Irwandi Yusuf menerima suap sebesar Rp 14 miliar lebih, terkait proyek dermaga pelabuhan (CT3) Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS),” tegas Ketua Banleg DPR Aceh, Abdullah Saleh, SH, usai mengikuti Sidang Paripurna, di Gedung DPR Aceh, Banda Aceh, Rabu (9/5/18) malam.

Menurut Abdullah Saleh yang juga inisiator hak interpelasi, dugaan itu tertuang dalam dakwaan jaksa terhadap mantan Kepala BPKS Sabang, Ruslan Abdul Gani.

Dia mengungkapkan, pihaknya telah memiliki dakwaan mantan Kepala BPKS, Ruslan Abdul Gani yang kini sudah dibui terkait korupsi Dermaga CT-3 BPKS.

Dalam dakwaan itu, tegas Abdullah Saleh jelas disebutkan jika Irwandi Yusuf diduga menerima aliran dana haram itu.

Menurut Abdullah Saleh, alasan lain adalah, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf diduga melakukan sejumlah pelanggaran perundang-undangan dalam kaitan penerbitan Pergub Nomor 9/2018, tentang APBA 2018, dan Pergub Nomor 5 Tahun 2018 tentang pemindahan tahanan cambuk dari tempat terbuka ke Lapas dan Rutan.

Selain itu, Irwandi Yusuf diduga telah melanggar sumpah jabatan sebagai Gubernur Aceh, terutama kewajiban untuk menjalankan pemerintahan, dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UUD Negara RI Tahun 1945 , dan menjalankan peraturan dengan selurus-lurusnya, serta berbakti pada masyarakat.

“Terakhir, Irwandi Yusuf diduga melakukan pelanggaran moral dan etika, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam melakukan komunikasi dengan sesama penyelenggaraan negara juga dengan berbagai kalangan masyarakat.

Bersikap memicu perpecahan antar sesama masyarakat,” ungkap Abdullah Saleh.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - yuk ikutan polling-nya! -

Komentar

Loading...