Dosen Asing Diperkirakan Enggan Mengajar di Indonesia

Dosen Asing Diperkirakan Enggan Mengajar di Indonesia
ilustrasi
Penulis
Sumber
okezone.com

TANJUNGPINANG | Dosen asing yang berkualitas kemungkinan keberatan mengajar di Indonesia dalam jangka waktu 2 tahun, kata Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Prof Syafsir Akhlus.

"Pada dasarnya kami memahami kenapa pemerintah memberlakukan kebijakan itu. Namun kemungkinan dosen asing yang berkualitas, terutama di bidang sains dan teknologi menolak mengabdi di kampus Tanah Air karena terlalu lama," ujarnya di Tanjungpinang, baru-baru ini.

Ia mengatakan kebijakan membolehkan dosen asing mengajar di Indonesia sudah lama dilakukan pemerintah, namun maksimal hanya enam bulan. Jika sampai dua tahun mengabdi di kampus di Indonesia, selain dosen itu menolak, pihak kampusnya juga belum tentu mengizinkan.

"Khusus untuk sains dan teknologi, hampir dapat dipastikan dosen yang bersedia mengajar di Indonesia kurang berkualitas. Kalau berkualitas tidak mungkin diizinkan kampus asalnya," ucapnya.

Akhlus berpendapat, dosen asing yang diijinkan berlama-lama mengabdi di Indonesia kemungkinan di bidang humaniora untuk kepentingan laboraturium alam. "Kalau humaniora kemungkinan dapat lama, karena sambil melakukan kajian," katanya.

Ia mengatakan, kebijakan membuka keran dosen asing mengabdi di kampus-kampus di Indonesia bukan hal yang mudah dilaksanakan. Salah satu persoalan yang dihadapi kampus yang menerima dosen asing tersebut terkait gaji dan pendapatan lainnya.

Standar gaji dosen asing berbeda dengan gaji dosen lokal. Gaji termurah untuk dosen asing USD5.000 per bulan. "Tentu harus bersumber dari APBN. Sistem yang dibuat juga harus jelas. Kalau dibayar pakai standar lokal, mereka pasti menolaknya," ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya belum berpikir untuk memanfaatkan kebijakan pusat tersebut. Ia justru berpendapat pemerintah sebaiknya mengoptimalkan kebijakan mempekerjakan dosen asing dalam waktu satu semester. "Saya pikir itu lebih baik, dan efektif," katanya.***

Komentar

Loading...