Breaking News

Ditikam Pakai Gunting, Dua Napi Rutan Sigli Berdarah

Ditikam Pakai Gunting, Dua Napi Rutan Sigli Berdarah

Sigli | Nasib naas menimpa Adani (38) Narapidana (Napi) Rutan Kelas II B Sigli, warga Samalanga Kabupaten Bireuen, terkait kasus penadah sepeda motor dan Iskandar (43), warga Gampong Alue Adan, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie (kasus judi), ditikam kawannya sendiri, Senin (10/6/2019) sekira pukul 01.30 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun MODUSACEH.CO menyebutkan, korban merupakan napi penadah sepeda motor dan sudah mendekam di Rutan Kelas II B Sigli, beberapa bulan lalu. Sedangkan pelaku Muhammad Syarif Bin M.Jamil (25) kasus penculikan, warga Gampong Blang Pulo, Kecamatan Uteun Rayeuk, Aceh Utara.

Tidak ada yang tahu kejadian tersebut apa motifnya, bahkan kedua napi ini tidak tampak ada tanda-tanda ribut. Sebab penampilan mereka sehari-hari biasa-biasa saja, sehingga penganiayaan ini  tidak diketahui hingga korban berdarah.

Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Mahliadi, saat dihubungi MODUSACEH.CO, Senin (10/6/2019), mengatakan, pihaknya sudah menahan pelaku di sel Mapolres. Namun belum diketahui apa motif di balik penganiayaan tersebut, pihaknya akan memeriksa pelaku dan korban terlebih dahulu hingga terungkap. "Kita periksa dulu keduanya baru kita tahu apa motifnya," tegas Kasat.

Selanjutnya kata Kasat, kejadian itu bermula, Senin (10/6/2019) sekira pukul 01.30 WIB, korban sedang tertidur di kamar 1B. Lalu datang pelaku menikam korban dengan gunting di bagian leher, pipi, tangan dan perut. Pada saat itu pelaku juga menikam Iskandar di bagian tangan kanan lalu korban berteriak meminta tolong sehingga didengar oleh napi lain. Selanjutnya korban dibawa keluar Rutan dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum, (RSU) Tgk Chik Ditiro. "Karena korban berdarah setelah ditikam pakai gunting," jelasnya.

Lanjut Kasat, melihat kejadian tersebut para tahanan yang ada di dalam Rutan marah dan melakukan pengeroyokan terhahadap pelaku. Saat itu polisi dan TNI yang sedang berjaga-jaga langsung mengamankan pelaku dengan membawa pelaku keluar dari Rutan. "Untuk saat ini pelaku telah kita amankan di Ruang Sat Reskrim Polres Pidie," ujar AKP Mahliadi.

Kata AKP Mahliadi, untuk motif pelaku melakukan penganiayaan masih dilakukan penyelidikan. Kondisi pelaku sampai saat ini dalam keadaan lemah sehingga tidak bisa diambil keterangan maupun diajak komunikasi.

"Korban masih di rumah sakit dan setelah dia normal akan kita periksa," ungkap Mahliadi.***

Komentar

Loading...