Breaking News

Dishub Kota Banda Aceh Janji Tindak Tegas Pemilik Mobar Masuk Kota

Dishub Kota Banda Aceh Janji Tindak Tegas Pemilik Mobar Masuk Kota
(Azhari Usman/modusaceh.co)
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Sadli, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Pengawasan Keselamatan Dishub Kota Banda Aceh mengatakan, akan menindak tegas pemilik mobil angkutan barang (mobar) yang masuk Kota Banda Aceh untuk mengangkut barang melebihi ketentuan. "Artinya, yang boleh masuk ke kota mobil empat ban dan muatannya tak boleh melebihi lima ton. Kalau melanggar, kita tindak," tegas Sadli pada MODUSACEH.CO, di kantor Dishub Kota Banda Aceh, Lampriet, Banda Aceh, Rabu (02/08/17).

Katanya, memang sesuai Undang-Undang (UUD) LLJJ Pasal 5 ayat (3) poin e, yang bisa menilang hanya pihak kepolisian. Karena itu, dalam melakukan penindakan, Dishub Kota Banda Aceh selalu mengikutsertakan pihak kepolisian, sehingga tidak ada yang protes. "Bagi pengusaha yang memiliki usaha di Banda Aceh, harus punya gudang di luar Kota Banda Aceh. Sehingga, barang yang sampai dengan truk besar, lansir dulu di gudang, baru melansir barang dengan menggunakan truk empat ban ke dalam kota," jelas Sadli.

Sambung Sadli, jika pengusaha tidak mempunyai gudang. Saat ini, Dishub Kota Banda Aceh telah menyediakan 27 gudang di Desa Santan, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar untuk dipergunakan. " Jadi tidak ada alasan lagi. Gudang sudah kita sediakan, termasuk alat lansir ada di situ. Makanya, kalau ada yang melanggar, tidak ada dispensasi lagi. Kalau dapat di kota, truk besar akan diseret untuk dirumahkan," ujar Sadli.

Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh pengusaha yang mempunyai usaha di Kota Banda Aceh untuk mematuhi seluruh peraturan yang telah ditetapkan. Sehingga, dalam melakukan usahanya, tidak mengganggu kenyamanan orang lain karena semua orang mempunyai hak menggunakan jalan yang sama.***

Komentar

Loading...