Disdik Aceh Lakukan Pembinaan Pengawas Sekolah

Disdik Aceh Lakukan Pembinaan Pengawas Sekolah
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh, melakukan pembinaan Implementasi Kurikulum 2013 (K-13), berupa workshop bagi  23 pengawas di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh. Kegiatan itu berlangsung selama tiga hari (7-9/9/18) di Banda Aceh.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, S.Pd, M.Pd, mengatakan. Pengawas sekolah sebagai salah satu penjamin mutu internal, memiliki peran penting dan strategis dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah, khususnya dalam implementasi K-13 baik dari segi manajerial maupun akademik.

"Ini berdasarkan Permendikbud Nomor 143 Tahun 2014, pengawas sekolah adalah, pengawas Sekolah/Madrasah berstatus PNS yang diberi tugas, tanggungjawab dan wewenang secara penuh oleh pejabat berwenang, untuk melaksanakan pengawasan akademik dan manajerial pada satuan pendidikan," tegas Syaridin saat pembukaan acara tersebut di Banda Aceh, Jumat (7/9/18).

Menurut Syaridin, berdasarkan lampiran Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 Bab IV, tentang pengawasan proses pembelajaran, dinyatakan pengawasan proses pembelajaran dilakukan melalui kegiatan pemantauan, supervisi, evaluasi, pelaporan serta tindak lanjut secara berkala dan berkelanjutan.

"Pengawasan proses pembelajaran dilakukan kepala satuan pendidikan dan pengawas kepala sekolah. Pengawas melakukan pengawasan dalam rangka peningkatan mutu dalam bentuk supervisi akademik dan manajerial," terang Syaridin.

Syaridin mengharapkan, pengawas sekolah berperan penting dalam Implementasi Kurikulum 2013 (K-13).Untuk dapat melaksanakan hal tersebut, menurutnya pengawas sekolah perlu menguasai substansi dan program pembinaan Implementasi Kurikulum 2013 (K-13), guna menjalankan tugas pengawasan dan pembinaan pelaksanaan program tersebut di sekolah.

"Sesuai dengan PermenPAN-RB Nomor 21 Tahun 2010, tugas pokok pengawas adalah melaksanakan tugas pengawasan akademik dan manajerial. Begitu juga dengan pasal 3 ayat (2) Permendikbud Nomor 160 Tahun 2014, tentang pemberlakuan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 menjelaskan. Tugas pengawasan akademik maupun manajerial yang dilaksanakan pengawas tentu berkaitan dengan Implementasi Kurikulum 2013," ungkapnya.

Menurutnya, sekitar empat tahun pemberlakuan Kurikulum 2013 di SMA, pengawas SMA masih terbatas mendapatkan penguatan tentang muatan dan informasi program pembinaan implementasiKurikulum 2013, khususnya di SMA.

"Sejalan dengan dimulainya kebijakan pengelolaan SMA ke provinsi, maka Direktorat Pembinaan melakukan koordinasi dan kolaborasi substansi pembinaan mutu SMA, dengan pengawas guna memperluas, mempercepat dan memantapkan implementasi program pembinaan mutu SMA,” ujarnya.

Dia mengharapkan seluruh pengawas yang mengikuti kegiatan ini benar-benar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin. Sehingga, upaya peningkatan mutu pendidikan Aceh dapat terwujud dan Aceh menjadi hebat.

Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK, Zulkifli, S.Pd, M.Pd, mengatakan. Kegiatan workshop tersebut diikuti sebanyak 23 orang pengawas dari seluruh Kabupaten/Kota di Aceh dan menghadirkan narasumber Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, S.Pd, M.Pd, unsur pengawas yang sudah mengikuti workshop pembinaan program implementasi Kurikulum 2013 SMA bagi pengawas di tingkat nasional.***

Komentar

Loading...