Breaking News

Diduga Terkait Dana Aspirasi Beasiswa

Dir. Reskrimsus Polda Aceh Mulai "Bidik" Anggota DPRA

Dir. Reskrimsus Polda Aceh Mulai "Bidik" Anggota DPRA
google
Rubrik

Banda Aceh | Kasak-kusuk adanya dugaan tak beres dalam realisasi bantuan dana beasiswa yang bersumber dari dana aspirasi sejumlah anggota DPR Aceh, mulai diendus tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dir. Reskrimsus) Polda Aceh.

Sejumlah sumber di DPR Aceh dan Polda Aceh membenarkan itu. “Kasusnya masih dalam penyelidikan,” begitu kata Dir. Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Erwin Zadma S.Ik pada media ini, Selasa, 10 April 2018.

Memang tak banyak keterangan yang diperoleh media ini dari Kombes Erwin. Begitupun, sumber di DPR Aceh menyebutkan. Ada belasan anggota DPR Aceh, baik dari partai politik nasional (Parnas) maupun Parti Politik Lokal (Parlok), yang diduga akan berhadapan dengan penyidik Polda Aceh. “Malah, sudah ada yang dipanggil, dari salah satu pengelola dana aspirasi beasiswa anggota DPR Aceh dari partai nasional,” ungkap sumber dimaksud.

Nah, pemanggilan dan pemeriksaan ini sebutnya, merupakan tindaklanjut dari laporan masyarakat atau adanya penerima beasiswa yang merasa “dimanfaatkan” oleh tim maupun oknum anggota DPRA, untuk menarik dana segar melalui bantuan dana beasiswa. Bentuknya berupa, pemulangan kembali dana (cash back) yang disalurkan kepada si pemberi melalui tim pengelolannya. Itu telah terjadi sejak tahun 2015 hingga 2017 lalu.

“Dari pengakuan yang ada, dana dikembalikan hingga 70 persen dari jumlah yang disalurkan. Misal, dalam bantuan disebutkan Rp 50 juta. Tapi yang mereka terima hanya Rp 15 juta. Sisanya ditarik kembali,” ungkap sumber yang tak mau disebut namanya itu.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - tentukan pilihan Anda! -

Komentar

Loading...