Diisukan Bakal Terdepak dari Kursi Ketua Nasdem Banda Aceh, Ini Jawaban Irwan Djohan

Diisukan Bakal Terdepak dari Kursi Ketua Nasdem Banda Aceh, Ini Jawaban Irwan Djohan
Foto: Portalsatu.com
Penulis
Rubrik
BANDA ACEH | Bakal Calon Walikota Banda Aceh Aminullah Usman hampir dipastikan mendapat tandatangan DPP Nasdem sebagai salah satu partai pengusungnya pada Pilkada Banda Aceh 2017. Informasi yang dihimpun MODUSACEH.CO dari internal Nasdem Aceh, turunnya SK DPP Nasdem hanya tinggal menunggu waktu. Seiring dengan itu, isu tentang posisi Ketua DPD Nasdem Kota Banda Aceh Irwan Djohan mulai menjadi buah bibir.

Santer berkembang, Irwan Djohan bakal terkena dampak, terutama jika Pilkada 2017 nanti menghasilkan efek positif bagi Nasdem.

Lantas apa tanggapan Irwan Djohan tentang ini? "Saya tidak ada masalah kalau NasDem menganggap saya tidak layak lagi menjadi Ketua DPD NasDem Banda Aceh, dan diserahkan kepada Pak Aminullah, saya siap," kata Irwan Djohan ketika dikonfirmasi MODUSACEH.CO, Senin, (29/8/2016).

Irwan menilai, setiap keputusan DPP NasDem adalah keputusan bijak, termasuk memutuskan untuk mengusung Aminullah Usman. Irwan juga tidak menyalahkan jika ada yang menilai determinasinya maju sebagai calon walikota selama ini tidak begitu optimal. Hal itu, kata Irwan, salah satunya lantaran dia sadar kemampuan finansialnya kurang menyakinkan. "Kalau tetap memaksakan saya untuk maju, sama saja mendorong saya ke dalam jurang, karena saya tidak punya financial," jelasnya.

Terkait posisinya, Irwan mengatakan bahwa NasDem yang memberikan fasilitas dan jabatan kepadanya, dan jika sewaktu-waktu Nasdem akan menariknya, dia siap melepas. "Saya ini prajurit dan dibesarkan dalam keluarga militer, jadi apapun kata panglima, saya siap," katanya.

Apa saja fasilitas yang diberikan NasDem? "Kalau fasilitas materi tidak ada, rumah dinas, mobil dinas kantor dinas itu tidak ada. Tetapi kalau fasilitas kepercayaan, amanah dan perintah itu ada," katanya.*

Komentar

Loading...