Lelang Proyek dan Dugaan Praktik Pat Gulipat ULP serta Pokja Pemerintah Aceh

Digdaya Bobo; Pinter Mengatur Atas-Bawah, Kiri dan Kanan

Digdaya Bobo; Pinter Mengatur Atas-Bawah, Kiri dan Kanan
Istimewa/MODUSACEH.CO
Rubrik

Banda Aceh | Paska pemberitaan di media online (MODUSACEH.CO) dan edisi cetak (Tabloid MODUS ACEH) tentang; Aroma Dugaan Praktik Pat Gulipat ULP dan Pokja Pemerintah Aceh. Bau Anyir Tender Proyek di PPS Lampulo. Berbagai informasi terus diterima redaksi media ini. Mulai dari ada yang gerah hingga ‘menjual’ nama petinggi Kepolisian dan Kejaksaan Aceh. Direktur Utama PT Casanova Makmur Perkasa, Zulfadli atau akrab disapa Bobo, memang dinilai cukup digdaya serta lihai mengatur jajaran atas, bawah, kiri dan kanan.

***

Walau masih berusia muda, namun tak berarti posisi serta kastanya sebagai Orang Kaya Baru (OKB) di  Aceh, turun. Sebaliknya, sejak Pemerintah Aceh dibawah kendali dr. Zaini Abdullah atau akrab disapa Abu Doto. Kabarnya, kiprah Bobo dalam dunia bisnis dan usaha di Aceh benar-benar mengigit. Bayangkan, saban tahun, Bobo bisa menarik paket hingga Rp 300 miliar lebih. Itu diperoleh Bobo dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Pemerintah Aceh (SKPA). 

Seorang sumber MODUSACEH.CO membenarkan dugaan ini. “Betul, dia juga masuk ke Dinas Pengairan, Dinas Bina Marga dan Cipta Karya, Dinas Sosial serta sejumlah dinas basah lainnya. Yang utama adalah Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh,” ungkap sumber di jajaran Sekdaprov Aceh ini, Senin petang lalu di Banda Aceh. Karena alasan keamanan, dia minta identitasnya tidak dipublikasi.

Menurut sumber ini, diduga dalam menjalankan usahanya itu, Bobo diback-up oknum atau orang dalam pendopo. Selain itu, kemampuannya membangun relasi atas-bawah, kiri dan kanan, semakin memperkokoh posisinya sebagai pemain dalam dunia bisnis di Aceh. “Bobo itu orangnya baik. Kalau sudah dekat pasti tahu. Dia itu kawannya banyak. Mulai dari petinggi kepolisian, kejaksaan hingga satuan intelijen di Aceh,” ungkap seorang kepala bidang (kabid) salah satu dinas basah pada media ini, Senin malam di Banda Aceh.

Bisa jadi, sinyal dari kabid tadi benar. Sebab, dalam menjalani relasi dan komunikasinya, Bobo tak segan-segan mengalirkan fulus segarnya. Mulai dari fasilitas membeli mobil untuk pejabat, bantuan uang tunai hingga bantuan sosial seperti sapi untuk hari meugang.

Nah, terkait proyek di PPS Lampulo Banda Aceh tahun anggaran 2017. Kabarnya, Bobo berhasil tampil sedikitnya pada tiga paket dengan perusahaan berbeda. Sumber media ini pada Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh mengungkapkan. Selain  proyek lanjutan pembangunan breakwater sisi B dengan bendera PT. Casanova Makmur Perkara. Bobo juga berhasil menaklukkan 50-an lebih perusahaan yang mendaftar untuk proyek pembangunan Gedung PPS Lampulo dengan pagu Rp 11 miliar, dengan bendera  PT. Karya Muda Madani. “Dia joint juga dengan perusahaan itu, selain PT Mega Mulya Mas asal Medan, Sumatera Utara,” jelas sumber tersebut.

Tak hanya itu, pembangunan dermaga bongkar blok B dengan pagu Rp 10 miliar yang dimenangkan PT Monodon Pilar Nusantara, kabarnya juga dikuasai Bobo. “Diduga seperti itu, dia mengunakan perusahaan ini juga,” kata sumber tersebut. Menariknya, perusahaan serupa rupanya mengikuti dua paket pekerjaan dengan dua pemegang kuasa berbeda. Salah satunya Bobo. Khusus pembangunan dermaga bongkar blok B dengan pagu Rp 10 miliar serta proyek pengerukan kolam labuh blok A dengan pagu Rp 10 miliar, yang dimenangkan PT. Mega Mulya Mas. Perusahaan ini mematok harga penawaran Rp 9,8 miliar lebih atau hanya membuang 1,4 persen. “Ya, kami duga untuk Dinas Kelautan dan Perikanan saja Bobo ada proyek Rp 80 miliar,” sebut sumber tadi.***

Komentar

Loading...