Diduga Tercemar Merkuri, Budidaya Ikan di Waduk Lhokseumawe Dihentikan

Diduga Tercemar Merkuri, Budidaya Ikan di Waduk Lhokseumawe Dihentikan
Penulis
Rubrik
Sumber
Fahrizal Salim

Lhokseumawe | Hasil penelitian tim Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe terkait budidaya ikan di Waduk Reservoir Kota Lhokseumawe, positif tercemar merkuri. Hasil penelitian itu dikemukakan anggota DPRK setempat, M Hasbi kepada MODUSACEH.CO, Jumat (15/9/2017). "Sejumlah ikan yang dibudidayakan di Waduk Reservoir Kota Lhokseumawe, sudah tercemar merkuri dan sangat berbahaya bagi kesehatan apabila dikonsumsi," kata Politisi Demokrat itu di Lhokseumawe.

Karena sangat berbahaya bila dikonsumsi masyarakat, maka dalam waktu dekat tim akan turun untuk membongkar seluruh keramba tempat budidaya ikan di sekitar areal waduk tersebut.

Menurut Hasbi, waduk Reservoir berfungsi sebagai sarana pembuangan akhir atau pembuangan limbah warga Lhokseumawe, sekaligus berfungsi untuk mengatasi masalah banjir di Kota Lhokseumawe. "Merkuri tersebut berasal dari limbah toko emas yang dibuang melalui selokan dan bermuara ke pembuangan akhir waduk itu," sebutnya.***

Komentar

Loading...