Breaking News

Diduga, Oknum TNI di Simeulue Lakukan Pemukulan Terhadap Remaja

Diduga, Oknum TNI di Simeulue Lakukan Pemukulan Terhadap Remaja

Simeulue | Agung Pranata (21) warga Desa Kampung Aie, Kecamatan Simeulue Tengah, Kabupaten Simeulue mengalami tindak kekerasan berupa pemukulan. Diduga, berasal dari seorang oknum prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di Koramil setempat, Selasa, 11/06/2019.

Berawal dari selisih paham yang disebabkan saling senggol kendaraan roda empat di jalan raya kecamatan itu dan berakhir dengan pemukulan. Setelah kejadian itu, karena ketakutan korban berusaha melarikan diri, sehingga menyebabkan oknum anggota TNI itu bersama rekan berusaha mencarinya.

Nah, setelah korban ditemukan terjadilah tindakan kekerasan tersebut. "Kejadian ini berawal dari saling senggol saat berkendara di jalan antara korban dan oknum anggota saya, sehingga menyebabkan anggota saya sedikit emosi, sebab korban melarikan diri saat kejadian," kata Dandim Simeulue, Letkol Awang Danuarto.

Dijelaskannya, saat ini korban sudah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simeulue, untuk dilakukan pengobatan memar di bagian wajah, dan tangan, sementara untuk oknum TNI yang melakukan tindakan pemukulan itu sudah dibawa ke Markas TNI di Sinabang, Simeulue, guna dilakukan pemeriksaan.

"Korban saat ini sudah dirawat di RS, sementara untuk oknum anggota kita sudah dibawa ke markas untuk diminta keterangan," jelas Awang, sesaat setelah berkunjung ke rumah sakit, melihat kondisi korban.

Lebih lanjut dijelaskan, setelah korban selesai dari perawatan, pihak oknum TNI dan korban akan melakukan pertemuan guna penyelesaian perselisihan secara damai. "Nanti setelah korban sehat kita akan selesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan," ucapnya.

Terpisah, Jumaasan, salah seorang saksi mata yang melihat kejadian pemukulan oleh oknum TNI itu pada media menjelaskan. Peristiwa itu terjadi, Minggu, 9 Juni 2019  malam. Saat itu ia sedang melintas di lokasi kejadian, persis depan Kantor Koramil. Dia melihat banyak orang sedang berkumpul di lokasi.

"Saat saya lewat di depan Kantor Koramil, ada kejadian pemukulan ini, selanjutnya saya berupaya mencari pertolongan untuk menghentikan aksi itu," kata Jumaasan, yang juga mantan Kades Kampung Aie itu.

Atas kejadian ini, dia  meminta pimpinan TNI setempat untuk mengambil tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang berbuat tidak baik tersebut, sehingga ke depan tidak terulang lagi. "Saya harap oknum ini ditindak tegas, kalau bisa ia dipindahkan dari kecamatan kami," pintanya.

Direktur Rumah Sakit Simeulue, Drg. Farhan, saat dimintai keterangan, membenarkan ada warga Kampung Aie yang saat ini sedang dirawat di ruang Unit Gawat Darurat (UGD). Namun ia belum mengetahui penyebab korban bisa dirawat di RS yang dipimpinnya tersebut. "Benar ada warga Kampung Aie yang saat ini sedang dirawat, orang itu masuk sekitar pukul 14.52 WIB tadi, kondisinya saat ini stabil," kata Farhan saat itu.***

Komentar

Loading...