Sakit Hati Ingin Gugurkan Kandungan

Diduga Motif AS Habisi Nyawa Korban

Diduga Motif AS Habisi Nyawa Korban
Jawa Pos
Penulis
Rubrik

Aceh Besar l Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Goenawan mengatakan, diduga, motif pembunuhan yang dilakukan AS (49) terhadap wanita tanpa identitas yang ditemukan di pegunungan Lamreh, Gampong Lhok Mee, Kecematan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, karena pelaku sakit hati dengan korban yang ini menggugurkan kandungan di luar nikah.

Katanya, AS merupakan warga Pante Are, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, telah terjalin asmara terlarang dengan korban berinisial N (33), warga Cot Nuran, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie. Maklum, korban N masih mempunyai suami sah yang bekerja di Malaysia.

Sambung Goenawan, Selasa (1/8/17), sekira pukul 21.00 WIB, AS menjemput korban di kilang padi milik H. Wan di Gampong Cot Nurat, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie. Lalu, keduanya berangkat menuju Banda Aceh menggunakan sepeda motor. Sampai di Banda Aceh sekira pukul 00.00 WIB. Keduanya singgah di depan Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh sambil makan dan minum serta beristirahat hingga pukul 8.00 WIB pagi. Keduanya kemudian jalan-jalan di seputaran Kota Banda Aceh sampai pukul 18.00 WIB.

Masih kata Goenawan, sehabis Maghrib, keduanya menuju Krueng Raya. Nah, sampai di jembatan Panjang Krueng Raya, mereka berhenti dan terlibat cekcok. "Korban sudah hamil dan ingin menggugurkan kandungannya. Sehingga pelaku emosi dan langsung menolak korban dan jatuh ke sungai. Lalu, pelaku melihat korban tenggelam karena tidak bisa berenang," ulas Goenawan pada MODUSACEH.CO melalui WhatsApp, Kamis, (17/8/17).

Pelaku sempat menolong dan membawa korban ke bawah pohon jamblang di pengunungan Lamreh. Namun, setelah mengetahui N tak lagi bernyawa, AS menutup korban. Selanjutnya, AS melarikan diri ke kampung halamannya, Pidie.***

Komentar

Loading...