Breaking News

Diduga Melanggar UU ITE, GM2PS Laporkan Sejumlah Akun Medsos

Diduga Melanggar UU ITE, GM2PS Laporkan Sejumlah Akun Medsos
M Johan Jallah, Koordinator GM2PS, saat menunjukkan berkas laporannya.

Simeulue | Sejumlah akun media sosial (medsos) yang diduga melanggar Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dengan melakukan pencemaran nama baik, ujaran kebencian, berita bohong, serta melakukan propaganda.

Masalah ini dilaporkan Gerakan Masyarakat Mahasiswa Peduli Simeulue (GM2PS) ke Polres Simeulue, Senin, 09/09/2019.

Pelaporan tersebut disebabkan banyaknya sejumlah akun media sosial seperti, Facebook (FB) Serta WhatsApp (WA) yang memuat sejumlah tulisan, maupun status yang dianggap meresahkan masyarakat maupun pejabat di Simeulue.

Selain itu, ada juga beberapa orang yang membuat tulisan yang dianggap tidak sesuai dengan fakta yang ada.

M Johan Jallah, Koordinator Lapangan (Korlap) GM2PS sebagai pelapor mengatakan pada sejumlah media mengaku. Laporan itu dibuat berdasarkan banyaknya akun media sosial baik FB dan WA.

Terutama konten yang membuat tulisan maupun status yang melakukan pencemaran nama baik, ujaran kebencian pada unsur pribadi seseorang, sehingga hal itu dianggap sangat merugikan serta meresahkan sejumlah pihak yang disebutkan.

"Kita buat laporan ini disebabkan banyaknya akun media sosial yang memuat berbagai tulisan yang dianggap sangat menyudutkan serta sangat merugikan sejumlah orang. Bahkan bupati kita saja turut menjadi korban, sehingga hal ini dianggap sangat merugikan," ucap Johan Jallah.

Lebih lanjut dikatakan Johan Jallah, dibuatnya laporan atas nama inisial R, KA, K, HY, UP, RM, ZA, A dan H. Hal itu untuk mencegah agar ke depan tidak ada lagi masyarakat yang melakukan hal-hal yang tidak sesuai aturan, saat menggunakan media sosial.

Sebab apabila terus dibiarkan, ditakutkan dapat menyebabkan kesalahpahaman dikalangan masyarakat Simeulue.

"Tujuan kita membuat laporan ini agar masyarakat kita lebih bijak dalam menggunakan media sosial, tidak merugikan sejumlah pihak, serta tidak melanggar UU ITE nantinya," paparnya.***

 

Komentar

Loading...