Diduga Langgar Aturan, Puluhan Mahasiswa Unjuk Rasa Terhadap PT. Socfindo

Diduga Langgar Aturan, Puluhan Mahasiswa Unjuk Rasa Terhadap PT. Socfindo
Penulis
Rubrik
Sumber
Reporter Banda Aceh/NM

Banda Aceh | Puluhan Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Aceh Singkil (AMPPAS), berunjuk rasa dan meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil serta Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menindak tegas PT. Socfindo. Alasannya, perusahaan ini telah melakukan pembuangan limbah cair ke Sungai Lae Cinendang tanpa izin. Aksi itu berlangsung  di Kantor Gubernur, Jalan T. Nyak Arief, Jeulingke, Syiah Kuala, Jeulingke, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Rabu, (17/10/2018).

Koordinator Lapangan (Korlap), Ramadin menyampaikan. PT. Socfindo telah melanggar aturan, karena membuang limbah ke sungai tanpa izin. Ini akan berdampak pada rusaknya ekosistem alam dan merugikan masyarakat, karena air sungai itu dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Tetapi pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil selama ini menutup mata atas aksi pabrik kelapa sawit itu.

Selanjutnya, mereka berharap, kondisi ini jangan dibiarkan begitu saja, jika memang Pemerintah Aceh sudah menegur, maka seharusnya bisa mencabut izin operasional perusahaan itu, atau bertanggungjawab atas apa yang sudah dilakukan terhadap sungai Cinendang. Karena pembuangan limbah ke sungai masih juga dilakukan hingga saat ini.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Aceh, Saifullah Abdul Gani menyampaikan, kalau betul PT. Socfindo melanggar dan melakukan pencemaran, maka Pemerintah Aceh akan melakukan langkah-langkah atau proses evakuasi dan menidak tegas sesuai dengan hukum.

“Kami akan terus memantau seperti Loka Bima Karya (LBK) yang ditugaskan Negara untuk menjaga lingkungan hidup, pesan-pesan ini akan saya sampaikan ke Plt Gubernur Aceh, apapun hasilnya nanti kami akan sampaikan juga,” jelas Saifullah Abdul Gani.***

Komentar

Loading...