Diduga Kelelahan, Anggota PPS di Simeulue Keguguran

Diduga Kelelahan, Anggota PPS di Simeulue Keguguran

Simeulue | Diduga mengalami kelelahan saat menjalankan tugas pemilu, 17 April 2019 lalu, Nurkhairisawati, anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Desa Langi Kecamatan Alafan, Simeulue, mengalami keguguran.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Alafan, Zul Ikhwan membenarkan adanya anggota PPS dalam wilayah pantauannya yang mengalami keguguran. Musibah tersebut diduga akibat kelelahan saat menjadi petugas Pemilu beberapa waktu lalu, dengan usia kandungan masih sangat muda.

"Benar di Desa Langi ada anggota PPS yang mengalami keguguran, usia kandungannya baru lima minggu saat ia mengalami pendarahan dan dirujuk ke Puskesmas," kata Zul Ikhwan kepada MODUSACEH.CO, Sabtu, 27/04/2019.

Masih menurutnya, ibu muda itu mengalami keguguran disebabkan beratnya tanggungjawab sebagai PPS yang dijalankannya, sehingga terjadilah musibah itu. "Karena beratnya sebagai anggota PPS, apalagi di desa tersebut jalannya masih belum diaspal dan masih berbatu-batu, mungkin itu juga salah satu penyebabnya," jelas Zul Ikhwan.

Kepala Puskesmas Alafan, Syahroni Lahra, pada media ini membenarkan adanya salah seorang ibu hamil yang mengalami keguguran, dan saat ini ibu muda tersebut telah dirujuk ke RSUD Simeulue. "Benar beberapa waktu lalu ada ibu hamil dari Desa Langi yang dirujuk puskesmas Alafan, ibu itu mengalami pendarahan. Saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis, orang tersebut sedang hamil kurang lebih usia kandungannya suda lima minggu. Pihak puskesmas merujuknya ke RSUD Simeulue untuk penanganan lebih lanjut," jelas Roni.***

Komentar

Loading...