Diduga Gas LPG Ilegal Beredar di Simeulue

Diduga Gas LPG Ilegal Beredar di Simeulue
Ilustrasi

Simeulue | Kelangkaan minyak tanah di Kabupaten Simeulue menyebabkan sejumlah masyarakat beralih menggunakan Linguefied Petroleum Gas (LPG). Namun, muncul dugaan bahwa LPG yang banyak beredar di kabupaten ini ilegal.

Dugaan ini diketahui berdasarkan informasi dari salah seorang agen resmi Gas LPG di Kabupaten Simeulue. Menurutnya Gas LPG yang banyak dijual di pasar seputaran Kota Sinabang, diduga ilegal. Sebab cuma dia yang memiliki ijin resmi untuk penyaluran LPG. "Kemungkinan LPG yang beredar di Pasar Kota Sinabang saat ini ilegal, sebab hanya saya yang memiliki ijin untuk menjual LPG di Simeulue ini," kata sumber tersebut, Jumat, 10/05/2019.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sudah hampir setahun ini tidak lagi menjual Gas LPG, sebab tidak sanggup lagi bersaing dengan sejumlah penyalur yang tidak memiliki ijin namun bisa memasukkan Gas LPG ke Simeulue. Karena, bila menggunakan ijin harus memasukkan gas LPG ke Simeulue menggunakan kapal khusus, tentu dengan modal yang lebih besar, hingga harga yang harus dijual juga harus lebih tinggi.

Sementara pemasok yang tidak ada ijin dapat menjual dengan harga lebih murah karena tidak ada biaya tambahan. "Sudah setahun ini saya tidak lagi menjual gas, sebab kita kalah bersaing dengan para pemasok yang belum tentu ada ijinnya, kita kalah dalam pemasangan harga," katanya.

Sementara itu, Ibnu Abbas, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Kabupaten Simeulue, saat media ini meminta keterangannya menjelaskan, ia membenarkan dugaan ilegalnya sejumlah Gas LPG yang banyak beredar serta dijual bebas di seputaran kota Sinabang. Sebab sepengetahuannya orang yang memiliki ijin untuk menjual menyalurkan gas sudah tidak aktif lagi.

"Dugaan saya Gas LPG yang beredar di Kota Sinabang ini ilegal, setahu saya hanya satu orang yang memiliki ijin untuk menjual gas di Simeulue  dan orang itu sudah tidak lagi menjual gas LPG,"  kata Ibnu Abbas.***

Komentar

Loading...