Diduga, Dosen Universitas Teuku Umar Lakukan Plagiat

Diduga, Dosen Universitas Teuku Umar Lakukan Plagiat

Meulaboh | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, menduga ada perbuatan plagiat atau menjiplak hasil karangan orang lain dan menjadikannya seolah-olah hasil sendiri, terhadap karya ilmiah skripsi milik salah seorang alumnus Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh.

Dosen berinisial YN tersebut diketahui juga berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) lulusan Group of Eight Autralian Universities. Kini mengajar di Fakultas Ekonomi kampus ternama di Barat Selatan Aceh (Barsela) ini.

Diduga dia melakukan plagiat terhadap karya ilmiah berjudul Pengaruh Brand Personality dan Self-Congruity dengan Gender Sebagai Variabel Moderasi.

Ketua BEM Fakultas Ekonomi UTU, Rahmad Juanda mengatakan. Dugaan mereka terhadap YN melakukan plagiat, sebab laporan dari rekan mahasiswanya yang saat ini fokus terhadap tugas akhir skripsi. Sehingga mereka mencari berbagai karya ilmiah dan tulisan lainnya untuk dijadikan referensi tulisan.

“Dugaan itu dilaporkan kepada BEM oleh mahasiswa yang bersangkutan, kami cek dan memang ada kesamaan Judul, isi dan kesimpulan dari karya tersebut. Disitulah kami duga ada plagiat, kita meminta kepada rektor untuk segera mengklarifikasi yang ditemukan mahasiswa itu,” kata Rahmad, Senin (24/6/2019).

Hasil karya ilmiah dalam bentuk skripsi milik alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah atas Nama Ridha Adytia Razaq diterbitkan sebelumnya di laman Electronic Thesis and Dissertation pada tahun 2016 kampus tersebut.

Namun YN malah mempublikasi kembali di laman Repository Universitas Terbuka pada tahun 2017 dan Junal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen tahun 2019 volume 1.

Dikatakan, hal itu tentut saja sangat disayangkan, karena di kampus UTU, mahasiswa dan juga akademisi dilarang keras melakukan plagiat untuk membuat karya ilmiah apalagi skripsi.

Perbuatan tersebut sangat tidak mendidik dan memalukan serta tidak mencerminkan seorang akademisi yang seharusnya memberi contoh teladan untuk nahasiswanya, apalagi YN sendiri pejabat struktural yang sampai hari ini masih aktif.

Menurutnya, tindakan ini merupakan perbuatan mencoreng nama baik institusi UTU yang bermoto sebagai kampus Source of Inspiration yakni menjadi sumber inspirasi.

"Apalagi setiap fakultas selalu di kampanyekan melalui banner bahwa mahasiswa dan dosen dilarang keras melakukan plagiat karya ilmiah, kalau ini terjadi sangat disayangkan,” tuturnya.

Kepada dekan dan rektor pihaknya meminta untuk segera melakukan evaluasi akademik dan menindak tegas dosen bersangkutan, sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2014, tentang Hak Cipta dan Statuta UTU Pasal 38 ayat 2 poin L.***

Komentar

Loading...