Diduga, Biro Perjalanan di Banda Aceh Jalankan Misi Misionaris

Diduga, Biro Perjalanan di Banda Aceh Jalankan Misi Misionaris
Tgk. Tarmizi
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | PT. KH yang bergerak dibidang biro perjalanan atau travel, diduga menjalankan misi misionaris di Kota Banda Aceh. Maklum, ada 13 orang Aceh yang berkerja di perusahaan tersebut, telah murtad atau masuk agama kristen. Sebelumnya, pimpinan perusahaan itu berinisila NS, warga Sumatera Utara (Medan), juga beragama kristen.

“Telah disyahadatkan kembali saudara-saudara kita yang telah masuk kristen tujuh orang. Namun, enam orang lainnya belum. Kita juga tengah mencari cara agar sisanya mau kembali ke jalan Allah, SWT,” harap Tgk. Tarmizi M Daud, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh pada MODUSACEH.CO di ruang kerjanya, Meuraxa, Banda Aceh, Kamis (3/1/2019).

Menurut Tgk Tarmizi, NS ini telah lama sudah masuk ke Aceh paska gempa dan tsunami Aceh 2004 silam. Diduga, dia tergabung dalam satu organisasi non pemerintah atau (NGO) yang membantu masyarakat Aceh terkena musibah. Setelah masa tanggap darurat berlalu, NS memilih menetap di Aceh dengan dalih membuka biro perjalanan.

“Setelah tsunami 2004, saya juga ditunjuk sebagai ketua pengawasan pendangkalan aqidah. Dari hasil investigasi yang kami lakukan, sebanyak 58 NGO yang memberikan bantuan, ada yang terindikasi menjalankan misi misionaris mereka. Namun, kita tidak dapat membuktikan secara hukum, karena tidak secara tertulis disebutkan,” ungkap Tgk. Tarmizi.

Kata Tarmizi, begitu juga yang dilakukan NS dengan mendirikan biro perjalanan, namun mengembangkan paham-paham kristenisasi pada warga yang dia dekati untuk diajak masuk kristen. Dia menduga, korban murtad yang berhasil direkrut NS lebih dari 13 orang tersebut. Sebab, setahunya, NS telah lama tinggal di Aceh dan orang murtad di Aceh telah merambah di semua daerah di Aceh. Nah, daerah mana saja?Selengkapnya, baca di Tabloid MODUS ACEH edisi Senin, 7 Januari 2019.***

  

Komentar

Loading...